BerandaNTBGedung Lama Telah Dirobohkan, Pembangunan Kantor Baru DPRD NTB Telan Biaya Rp200...

Gedung Lama Telah Dirobohkan, Pembangunan Kantor Baru DPRD NTB Telan Biaya Rp200 Miliar

Mataram (Suara NTB)  – Pembersihan puing bekas gedung kantor DPRD NTB yang terbakar masih terus berlangsung. Pembersihan dilakukan agar pemerintah bisa mulai perencanaan pembangunan gedung baru untuk para anggota wakil rakyat DPRD NTB yang jauh lebih representatif.

Sekretaris DPRD Provinsi NTB, Hendra Saputra, yang dikonfirmasi terkait progres pembersihan bekas bangunan kantor lama DPRD NTB tersebut masih berjalan sesuai rencana waktu yang ditargetkan.

“Proses pembersihan masih dilakukan oleh perusahaan pemenang lelang. Bekas bangunan ini akan diratakan dan dibersihkan dulu. Kita berharap mudah-mudahan proses pembersihan berjalan sesuai rencana waktu yang ditentukan,” ujar Hendra Saputra pada Selasa (5/5/2026).

Setelah proses pembersihan rampung, pembangunan gedung baru kantor DPRD NTB akan dilanjutkan pada pertengahan tahun 2026 ini. Proyek tersebut direncanakan akan menggunakan skema tahun jama, yakni akan selesai pada dua kali tahun anggaran sampai pada tahun 2027.

Lebih lanjut disampaikan Hendra bahwa biaya pembangunan gedung baru para anggota Wakil rakyat DPRD NTB tersebut diperkirakan akan menelan biaya Rp200 miliar yang dianggarkan melalui APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU). “Estimasi anggarannya berdasarkan kebutuhan awal Rp200 miliar,” ujarnya.

Ia menjelaskan pembangunan gedung DPRD NTB ini sudah dibahas bersama instansi terkait, termasuk Kementerian PU. Nantinya, pembangunan gedung DPRD NTB bersifat baru bukan seperti rencana awal renovasi gedung. “Nanti bangunan baru ini akan mundur 20 meter dari gedung yang ada sekarang,” kata Hendra.

Menurutnya, Kementerian PU akan segera melakukan rencana lelang perencanaan pembangunan gedung utama DPRD NTB, sedangkan desain bangunan akan dilakukan sayembara.

Setelah lelang perencanaan selesai dilakukan, dilanjutkan dengan penyusunan detail engineering design (DED) dan lelang fisik. Sedangkan, pengerjaan fisik ditargetkan dilaksanakan pada bulan Juli 2026. “Itu (Juli) perkiraan kita ya. Karena ini kan nanti di lelang sehingga butuh waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Hendra, untuk gedung Sekretariat DPRD yang mengalami kerusakan sedang, sudah dilakukan rehabilitasi oleh Kementerian PU yang dikerjakan pada akhir tahun 2025. (ndi)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO