Dompu (Suara NTB) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dompu, menggelar tes kebugaran jasmani bagi atlet yang akan mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke XII tahun 2026. Tes ini menjadi rangkaian awal bagi atlet yang akan mewakili Kabupaten Dompu pada ajang multi event tingkat provinsi pada Juli 2026
Ketua Tim Satuan Latihan (Satlak) KONI Kabupaten Dompu, Iwan Ermansyah, M.Pd., Jumat (15/5) kemarin mengungkapkan, tes kebugaran jasmani atlet dilakukan untuk mengetahui gambaran awal kondisi fisik atlet dari masing–masing cabang olahraga (Cabor) yang akan mewakili Kabupaten Dompu di ajang Porprov NTB tahun 2026. “Hasil tes ini akan menjadi bahan evaluasi bagi cabor dan pelatih dalam melakukan pembinaan atletnya di sisa waktu persiapan menuju Porprov,” katanya.
Setiap atlet diwajibkan mengikuti tes kebugaran. KONI tidak ingin atlet yang dikirim hanya atas nama dan tidak bisa berkontribusi untuk mengharumkan nama Dompu. Capaian yang akan didapat diharapkan berbanding lurus dengan latihan dan persiapan yang dilakukan atlet bersama induk cabor. “Kita maksimalkan waktu yang ada untuk mencapai persiapan yang maksimal bagi semua cabor,” jelasnya.
Tes kebugaran ini dilakukan terhadap 428 atlet dari 41 cabor di GOR Manuru Kupa Kandai Dua Dompu selama tiga hari. Sesuai jadwal pada, Kamis (14/5) tes kesehatan jasmani untuk Cabor Drum Band /PDBI, Gimnastik, Hapkido, Karate/Forki, Kempo/Perkemi, Kickboxing, Panahan/Perpani, Panjat tebing/FPTI, Sepak Takraw /PSTI, Taekwondo, Tarung Derajat, Tenis Lapangan / Pelti, Voli/PBVSI.
Pada hari kedua, Jumat (15/5) dilakukan tes kebugaran untuk cabor Akuatik, Bermotor/IMI, Biliar, Tinju/Pertina, dan Wushu. “Besok akan kita tuntaskan terhadap cabor yang belum mengikuti tes kebugaran,” ungkapnya.
Tes kebugaran ini meliputi tes fisik yaitu tes shuttle run untuk mengukur kelincahan, kecepatan, dan akselerasi tubuh. Bleep tes atau VO2Max, Push Up, dan Vertical Jump. Masing – masing atlet kemudian dilakukan skoring nilai dan pemeringkatan fisik. “Ini bagian dari tes kesehatan yang dilakukan sebelumnya untuk mengetahui kondisi awal atlet dalam masa awal pemusatan Latihan,” katanya. (ula)

