BerandaPENDIDIKANAtut Kembali Targetkan Emas di WIMO 2027

Atut Kembali Targetkan Emas di WIMO 2027

Mataram (Suara NTB) – Qashiratut Tharfi Paranata atau akrab disapa Atut, siswa SD asal Mataram kembali menargetkan medali emas pada ajang olimpiade matematika internasional World International Mathematics Olympiade (WIMO) 2027. Ajang olimpiade matematika bergengsi dunia itu akan menjadi ajang pembuktian Atut sebagai perwakilan Indonesia di kancah internasional.

Ibunda Atut, Evi Diansari mengatakan, target terdekat Atut adalah heat round atau babak penyisihan pada ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad atau HKIMO 2026 dan bisa lolos ke tahap final Hong Kong, Agustus mendatang.

“Dan target yang paling prioritas lagi WIMO Januari 2027,” ujarnya, Sabtu (16/5).

Atut dipastikan lolos pada WIMO grade 2 setelah berhasil menyabet emas pada Thailand International Mathematics Olympiad (TIMO) dan Big Bang Competition (BBC) 2026.

Evi menyampaikan, sejauh ini Atut sedang menunggu hasil pada babak penyisihan HKIMO 2026. Hasil tersebut nantinya akan mempertegas keikutsertaan Atut pada ajang paling bergengsi matematika dunia yakni WIMO 2027.

“Sejauh ini Atut sedang menunggu result babak penyisihan HKIMO kurang lebih dua minggu kedepan dan sedang prepare juga untuk penyisihan olimpiade internasional lainnya SIMSO (Siam Math and Science Olympics) yang akan diselenggarakan akhir Mei ini secara online oleh IMSO,” terangnya.

Sampai saat ini, Atut sudah mengumpulkan 34 medali berbagai olimpiade matematika internasional. Dari 21 di antaranya merupakan medali emas dan sisanya adalah medali perak serta perunggu.

Sebelumnya, Atut berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan pada WIMO 2026 dengan berhasil meraih emas. Ia mampu bersaing dengan 500 anak usia sebayanya yang berasal dari 14 negara. Tak main-main, Atut berhasil keluar sebagai juara dan mengantongi emas dengan torehan nilai 156 poin.

Dengan keberhasilannya menjadi peraih medali emas pada WIMO 2026 di Shenzhen, China, menjadi modal penting bagi Atut. Evi berharap dengan Atut kembali meraih kesuksesan pada ajang yang sama tahun depan.

“Harapannya Atut bisa mendapatkan medali emas lagi seperti waktu dia mengikuti ajangnya di grade 1,” pungkas Evi. (sib)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO