BerandaNTBLOMBOK TENGAHAntisipasi Kebocoran PAD, Kejari Loteng Siap Berikan Pendampingan

Antisipasi Kebocoran PAD, Kejari Loteng Siap Berikan Pendampingan

Praya (Suara NTB) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) menegaskan kesiapanya untuk membantu pemerintah di daerah ini melakukan pendampingan khususnya terkait pengelolaan dan pemungutan pajak serta restribusi daerah. Dengan pendampingan tersebut potensi terjadinya kebocoran pajak dan restribusi daerah, termasuk potensi terjadinya tindak pidana korupsi bisa diminimalisir. Sehingga capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa lebih optimal.

Demikian ditegaskan Kepala Kejari Loteng Putri Ayu Wulandari saat ditemui awak media usai membuka sosialisasi pencegahan korupsi dan peningkatan PAD di lingkup Pemkab Loteng bertempat di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Rabu (20/5). Kejari Loteng sendiri saat ini memiliki beberapa bidang yang siap memberikan pendampingan kepada Pemkab Loteng.

Bidang intelijen misalnya, siap membantu pemerintah daerah melakukan sosialisasi anti korupsi. Memberikan pemahanan sadar pajak dan restribusi daerah. Termasuk langkah-langkah pencegahan lainnya.

Kemudian ada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang siap dilibatkan membantu melakukan penagihan terhadap wajib pajak yang membandel dan tidak mau membayar pajak. “Pencegahan penting dilakukan dan melalui sinergi antara pemerintah daerah dengan kejaksaan pencapaian PAD kedepan bisa lebih optimal,” sebutnya.

Di tempat yang sama Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., menyambut baik kesiapan Kejari Loteng untuk memberikan pendampingan kepada Pemkab Loteng. Itu sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pembangunan di daerah ini. Khususnya dalam upaya meningkatkan PAD di daerah ini.

Menurutnya, edukasi dan pendampingan sejak awal oleh jaksa penting dilakukan. Guna menghindari terjadinya hal-hal atau sesuatu yang tidak diinginkan dalam pengelolaan PAD. Baik itu dari sisi pemerintah daerahnya maupun dari sisi masyarakat.

“Edukasi sejak awal bagus dan perlu dilakukan. Jangan sampai sesuai yang tidak diinginkan sampai terjadi. Tidak kalah penting pengelolaan PAD kita bisa benar-benar optimal,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO