BerandaNTBKOTA MATARAMKembangkan Pariwisata, Lingkungan, dan UMKM

Kembangkan Pariwisata, Lingkungan, dan UMKM

PEMERINTAH Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, memperoleh dua tema dalam Program Desa dan Kelurahan Berdaya yang digagas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni tema Transformasi dan Tematik. Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi, lingkungan, dan pengembangan potensi wilayah.

Lurah Jempong Baru, Fika Wulan Hartati, mengatakan kedua tema tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan serta potensi yang dimiliki wilayahnya. Melalui program tersebut, pemerintah kelurahan berupaya menghadirkan intervensi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pada tema Tematik, Kelurahan Jempong Baru memfokuskan kegiatan pada sektor pariwisata dan lingkungan hidup. Di bidang pariwisata, pihaknya akan membangun sejumlah sarana pendukung guna memperkuat daya tarik destinasi yang ada di wilayah tersebut. Salah satunya melalui pemasangan papan informasi wisata yang memudahkan pengunjung memperoleh informasi mengenai lokasi maupun potensi wisata setempat.

Selain itu, pemerintah kelurahan juga akan menyiapkan fasilitas pendukung keamanan dan ketertiban sebagai upaya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

“Untuk bidang pariwisata kami menyiapkan papan informasi wisata serta sarana pendukung keamanan dan ketertiban. Sedangkan di bidang lingkungan hidup akan dilakukan pengadaan tiga armada operasional sampah untuk mendukung kebersihan lingkungan,” ujarnya, Jumat (12/6).

Menurutnya, aspek kebersihan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan wilayah. Karena itu, pengadaan armada pengangkut sampah diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi penumpukan sampah di kawasan permukiman.

Ia menjelaskan, program pada tema Tematik akan segera direalisasikan karena telah memperoleh persetujuan dari Pemerintah Provinsi NTB sesuai dengan proposal yang diajukan oleh pihak kelurahan.

Sementara itu, untuk tema Transformasi saat ini masih dalam proses verifikasi. Program tersebut lebih difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas hunian warga kurang mampu.

Melalui program ini, Pemerintah Kelurahan Jempong Baru mengusulkan bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Fika mengungkapkan sebanyak 138 kelompok penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp7 juta per orang.

Menurutnya, penyaluran bantuan modal usaha akan dilakukan secara ketat dan melibatkan petugas pendamping Program Kelurahan Berdaya yang telah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi NTB. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, program rehabilitasi RTLH juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga penerima manfaat. Perbaikan rumah menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO