Mataram (suarantb.com) –
PAM Giri Menang selaku perusahaan daerah penyedia air minum yang melayani masyarakat Lombok Barat dan Kota Mataram berhasil meraih peringkat kedua kinerja BUMD Air Minum terbaik se-Indonesia berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri.
Capaian tersebut menjadi salah satu bukti keberhasilan transformasi dan penguatan tata kelola perusahaan yang terus dilakukan selama lebih dari empat dekade. Selain menempati posisi kedua nasional, PAM Giri Menang juga meraih kategori Sehat dengan skor 4,10 dari Kementerian PUPR serta menjadi satu-satunya BUMD Air Minum yang memperoleh nilai Good Corporate Governance (GCG) tinggi sebesar 88,13.
Demikian disampaikan Direktur Utama PAM Giri Menang, Sudirman saat menyampaikan sambutan pada HUT ke-46 perusahaan pada Senin, 15 Juni 2026.
“Perjalanan panjang selama 46 tahun ini adalah bukti komitmen dan dedikasi seluruh keluarga besar PAM Giri Menang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Seiring dengan capaian nasional tersebut, PAM Giri Menang juga mencatat pertumbuhan kinerja yang positif. Sejak tahun lalu hingga Mei 2026, jumlah sambungan pelanggan meningkat dari 157.773 menjadi 161.054 sambungan langganan. Pertumbuhan tersebut turut memperluas cakupan pelayanan perusahaan hingga mencapai 47,08 persen.
Dari sisi keuangan, PAM Giri Menang membukukan pendapatan sebesar Rp184,73 miliar dengan laba bersih mencapai Rp40,4 miliar. Total aset perusahaan juga tumbuh menjadi Rp712,47 miliar. Atas kinerja tersebut, perusahaan menyetorkan dividen sebesar Rp20,21 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Pemerintah Kota Mataram selaku pemegang saham.
Pada perayaan HUT ke-46, PAM Giri Menang juga meluncurkan sejumlah inovasi strategis untuk meningkatkan pelayanan dan memperkuat komitmen keberlanjutan. Salah satunya melalui peluncuran Aplikasi PAM Giri Menang yang memungkinkan pelanggan memantau tagihan, menghitung pemakaian air, melakukan pembayaran, hingga menyampaikan pengaduan secara real-time.
Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan program Green Office sebagai upaya membangun budaya kerja ramah lingkungan melalui efisiensi energi dan pengurangan penggunaan sampah plastik maupun kertas.
“Komitmen Green Office dengan melakukan penerapan budaya kerja ramah lingkungan melalui efisiensi energi danpengurangan sampah plastik atau kertas, sejalan dengankebijakan Pemerintah Daerah,” katanya.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui Program Desa Besari yang telah berjalan selama satu tahun di Desa Peresak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Program ini difokuskan pada upaya menjaga kelestarian daerah tangkapan air guna menjamin ketersediaan air baku bagi masyarakat di masa mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, pada perayaan HUT ke-46 PAM Giri Menang turut menyerahkan 60 bingkisan kepada pelanggan terbaik di wilayah Lombok Barat dan Kota Mataram.
Dengan berbagai capaian tersebut, PAM Giri Menang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan air minum daerah terbaik di Indonesia.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, memperkuat pelayanan, dan menjaga keberlanjutan sumber daya air demi memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini maupun generasi mendatang,” tutupnya.
Berikan Pelayanan 24 Jam
Tidak hanya itu, PAM Giri Menang juga meluncurkan program pelayanan 24 Jam Prestasi (mewujudkan layanan prima 24 jam, sehat, dan lingkungan lestari) untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Peluncuran program ini termasuk dalam rangkaian program PTAM yang kini telah berusia 45 tahun.
Peluncuran program ini dilakukan di Kantor Pusat PAM Giri Menang Mataram oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, Wakil Wali Kota Mataram, Mujiburrahman, dan Direktur Utama PTAM Giri Menang, H. Sudirman, Senin, 16 Juni 2025. Sekaligus melaksanakan tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) PAM ke-45.
Rangkaian kegiatan pada tasyakuran HUT PAM ke-45 dimulai dengan upacara bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus Ikatan Istri Pegawai PTAM Giri Menang, dan peluncuran program Peayanan 24 Jam.
Sudirman mengatakan pelayanan 24 jam PAM merupakan cita-cita PAM. Pelayanan 24 jam ini berbentuk penyediaan call center selama 24 jam, petugas operasional, pusat informasi/command center akan tersedia selama 24 jam, database pelanggan terintegrasi selama 24 jam.
Secara administrasi, disampaikan setiap proses pengerjaan di PAM membutuhkan tanda tangan dari sejumlah, dengan adanya sistem terintegrasi 24 jam, nantinya persetujuan proses aduan bisa dilakukan di mana saja, dan kapan saja, non stop selama 24 jam. Sehingga, dengan terintegrasinya database ini, PTAM bisa dengan mudah memberikan pesan kepada wilayah yang terdampak, begitupun dengan pemberitahuan jadwal pembayaran kepada pelanggan.
Desa Besari untuk Lingkungan Bebas Sampah dan Air Bersih
Salah satu capaian PAM Giri Menang dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat adalah dengan meluncurkan program Desa Bebas Sampah dan Air Bersih (Besari) di momen ulang tahun ke-45 perusahaan ini. Program Desa Besari wujud nyata PTAM dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat, dari hulu hingga hilir.
Peluncuran program berpusat dilakukan di WTP Narmada, diiringi oleh tabuhan gendang beleq yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Lombok Barat Nurul Adha, Direktur Utama PTAM , Sudirman. Selain itu, PTAM juga memberikan beasiswa kepada empat orang pelajar di setiap jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA, dan S1.
Sudirman mengatakan Desa Peresak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat menjadi lokasi Desa Besari. Hal ini karena daerah tersebut sebagai lumbung air dan hulu dari penyaluran air ke Mataram dan Lombok Barat.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata PTAM untuk selalu menyediakan air bersih di Kota Mataram hingga pelosok Lombok Barat.
“Desa Besari (Desa Binaan Bebas Sampah dan Polusi Air) diharapkan kedepan air selalu tersedia, mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan kualitas bagus,” katanya.
Dia menjelaskan, selama 45 tahun berdiri terdapat dua indikator utama PAM Giri Menang yaitu memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, dan kedua, memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAM juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di sekitar sumber air. Karena memiliki akses langsung ke sumber daya air, masyarakat di sekitar wilayah tersebut dinilai memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga dan memanfaatkannya secara berkelanjutan. (era)

