BerandaNTBLOMBOK BARATNaik Tiga Peringkat, Lombok Barat Masuk Tiga Besar MTQ Tingkat Provinsi NTB

Naik Tiga Peringkat, Lombok Barat Masuk Tiga Besar MTQ Tingkat Provinsi NTB

Giri Menang (Suara NTB) – Kafilah Kabupaten Lombok Barat berhasil meraih peringkat ke-tiga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah pada 7–16 Juni 2026. Dengan capaian tersebut menempatkan Lobar masuk tiga besar terbaik dari 10 kabupaten/kota peserta MTQ tingkat provinsi tahun ini.

Lobar berhasil naik tiga peringkat dari posisi MTQ sebelumnya hanya mampu meraih peringkat enam. Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB yang dipusatkan di Kabupaten Lombok Tengah resmi berakhir pada 16 Juni 2026. Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kabupaten Lombok Tengah berhasil keluar sebagai juara umum, disusul Kabupaten Lombok Timur di peringkat kedua dan Kabupaten Lombok Barat di posisi ketiga.

Bupati Lobar, H Lalu Ahmad Zaini mengaku bangga atas pencapaian kafilah Lobar yang berhasil meraih posisi tiga terbaik pada MTQ tingkat NTB tersebut. “Saya bangga dengan lompatan ini. Ke depan kita lakukan evaluasi menyeluruh. Terima kasih kepada semua peserta Lombok Barat serta official yang memberikan kemampuan terbaik di MTQ kali ini,” ungkap LAZ, Selasa (16/6).

Lompatan juara Lombok Barat dari MTQ sebelumnya hingga di posisi tiga besar di MTQ kali ini, menurut LAZ, adalah ikhtiar seluruh komponen. Ia menargetkan pada MTQ selanjutnya yang menurut jadwal akan berlangsung di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Lombok Barat bisa keluar sebagai juara umum.

“Pokoknya kita akan tangani habis ini. Kita akan persiapkan betul. Apa yang kurang kita akan perbaiki,” ungkapnya.

Pemkab akan Berikan Apresiasi kepada Kafilah Lombok Barat di MTQ XXXI NTB

Sementara itu, Ketua kafilah Lombok Barat di MTQ ke-31, H. Lalu Winengan, menyampaikan bahwa total rombongan yang ia pimpin lebih dari 70 orang. Kontingan Lombok Barat mengikuti seluruh cabang dan golongan yang dipertandingkan, kecuali satu cabang. Sama juga dengan bupati, Winengan berterima kasih kepada seluruh pihak yang mempunyai andil sehingga Lombok Barat berhasil masuk 3 besar.

“Kita betul-betul memperhatikan para peserta, yang paling utama makan minum dan kebutuhan gizi mereka selama acara,” ungkap Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat ini.

Winengan menyebut Pemkab Lombok Barat akan memberikan apresiasi kepada peserta Lombok Barat dalam waktu dekat. “Nanti peserta akan bertemu dengan Bapak Bupati,” ungkapnya.

Atas capaian tersebut, pihaknya bersama anggota kafilah, pembina, official, dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Barat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Lombok Barat, Wakil Bupati Lombok Barat, serta Penjabat Sekretaris Daerah selaku Ketua LPTQ yang telah memberikan perhatian, arahan, motivasi, dan dukungan kepada seluruh peserta kafilah,” kata Winengan.

Menurutnya, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Asisten III, staf ahli, kepala bagian, administrator, serta seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam pembinaan dan pendampingan peserta selama berlangsungnya MTQ.

Meskipun belum berhasil meraih gelar juara umum, prestasi peringkat ketiga menjadi salah satu capaian penting bagi Lombok Barat dalam upaya pembinaan tilawah, tahfiz, dan pengembangan generasi Qurani di daerah.

Hasil akhir MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 menempatkan Kabupaten Lombok Tengah sebagai juara pertama, diikuti Kabupaten Lombok Timur di posisi kedua dan Kabupaten Lombok Barat di posisi ketiga.

Selanjutnya Kabupaten Bima berada di peringkat keempat, Kabupaten Sumbawa Barat kelima, Kabupaten Sumbawa keenam, Kota Mataram ketujuh, Kota Bima kedelapan, Kabupaten Dompu kesembilan, dan Kabupaten Lombok Utara di posisi kesepuluh.

MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga 16 Juni 2026 di Kabupaten Lombok Tengah, dan menjadi ajang pembinaan serta pengembangan syiar Al-Qur’an yang diikuti seluruh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO