BerandaBREAKING NEWSGubernur NTB Temui Ribuan Buruh Sawit di Malaysia, Siapkan Skema KUR demi...

Gubernur NTB Temui Ribuan Buruh Sawit di Malaysia, Siapkan Skema KUR demi Sikat Rentenir

Pahang (suarantb.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menemui langsung ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang bekerja di dua perkebunan kelapa sawit raksasa di Malaysia, yakni di Krau (Pahang) dan Selangor belum lama ini. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perlindungan nyata dan memperbaiki nasib para pahlawan devisa di negeri jiran.

Di Perkebunan Krau, Pahang, Iqbal diterima langsung oleh jajaran manajemen tertinggi FGV Holdings Berhad, FELDA, dan FPM Malaysia. Sementara di Selangor, rombongan Pemprov NTB disambut oleh manajemen pengelola perkebunan sawit SD Guthrie.

Di hadapan ribuan pekerja dan manajemen perusahaan, eks Duta Besar RI untuk Turki ini menegaskan bahwa Pemprov NTB tengah memperkuat skema pembiayaan resmi melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus PMI. Strategi ini diambil agar calon pekerja tidak lagi terjebak utang berbunga tinggi dari lintah darat atau rentenir saat proses keberangkatan.

“Kami ingin memastikan masyarakat NTB dapat berangkat bekerja ke luar negeri tanpa terbebani utang yang memberatkan. Lewat dukungan perbankan dan skema pembiayaan resmi, calon PMI harus bisa berangkat dengan lebih aman, terencana, dan punya masa depan lebih baik,” tegas Iqbal dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Iqbal juga menyoroti fenomena miris terkait pengelolaan keuangan para pekerja migran yang kerap habis tanpa bekas setelah bertahun-tahun merantau.

“Kami prihatin ketika ada PMI yang berangkat dalam kondisi ekonomi terbatas, dan setelah bertahun-tahun bekerja, masih kembali dengan kondisi yang sama. Berangkat pakai sandal jepit, pulang pakai tas keresek. Karena itu, kami ingin mendorong budaya menabung, investasi, dan pengembangan usaha produktif,” sentilnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov NTB akan menggandeng Bank NTB Syariah guna mengembangkan pola literasi keuangan bagi PMI dan keluarganya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Aidy Furqan, menambahkan bahwa pemerintah daerah tengah mengkaji penguatan akses pendidikan bagi anak-anak PMI lewat konsep Sekolah Rakyat.

Dalam kunjungan strategis ini, Gubernur NTB didampingi oleh jajaran direksi PT Bank NTB Syariah, Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti, Kepala BKPMD, Kepala Biro Perekonomian, Tim Ahli Gubernur, serta aktivis Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI). (r/ham)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO