BerandaPENDIDIKANSistem Eror, Pendaftar SPMB Sempat Tak Terlayani

Sistem Eror, Pendaftar SPMB Sempat Tak Terlayani


Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD-SMP di Kota Mataram, sempat terkendala masalah teknis. Aplikasi eror sehingga proses pendaftaran melambat dan ratusan pendaftar belum bisa terlayani secara maksimal.


Kondisi tersebut salah satunya terlihat di SMPN 2 Mataram. Antrean pendaftar sangat panjang di halaman sekolah. Orang tua dan calon siswa harus menunggu lama untuk mendapatkan giliran.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMPN 2 Mataram, Ni Nengah Sri Swathi menjelaskan bahwa kendala pada hari pertama ini bersumber dari dua faktor, yaitu kekeliruan teknis dari pendaftar dan gangguan pada sistem aplikasi.


Kendala teknis di lapangan terjadi karena banyak orang tua calon siswa yang belum mengisi formulir nilai rapor saat mendaftar secara daring (online) dari rumah. Akibatnya, petugas sekolah harus membantu mereka mengisi ulang formulir tersebut secara luring (offline), sehingga membuat proses verifikasi membutuhkan waktu lebih lama.


Selain kelalaian pengisian data, gangguan utama justru muncul dari sistem aplikasi SPMB itu sendiri. Sri mengungkapkan, sistem sempat mengalami eror akibat adanya kewajiban sinkronisasi titik koordinat rumah pendaftar. Padahal, data tersebut sebetulnya tidak diperlukan untuk jalur prestasi.


“Untuk jalur prestasi akademik tidak dibutuhkan titik koordinat, tetapi ketika itu tidak ada, sistem itu tidak mau lanjut.


Muncul kendala pada aplikasi pendaftaran, pihaknya hanya mampu merampungkan verifikasi untuk 100 pendaftar dari total 200 orang yang datang pada hari pertama. Sisanya akan dialihkan dan diprioritaskan pada hari berikutnya.


“Kami juga selalu mengingatkan ke orang tua barangkali masih dalam kurun waktu sampai pukul 12.00 WITA, masih ada yang kosong silakan datang ke sekolah,” terangnya.

Kepala Seksi (Kasi) PDPK Dinas Pendidikan Kota Mataram, Ahmad Rifai membenarkan adanya gangguan pada aplikasi SPMB tersebut. Ia menyatakan bahwa tim teknis langsung bergerak cepat untuk melakukan evaluasi.


“Sistemnya masih dalam perbaikan sedikit. Kita masih tinjau ulang,” ujarnya.


Meski sempat menghambat pelayanan di hari pertama, Rifai memastikan bahwa kendala pada aplikasi tersebut kini sudah berhasil diatasi. Ia menjamin proses pendaftaran untuk hari-hari berikutnya akan berjalan lebih aman dan lancar.


“Dari tim pengembang sudah memperbaiki semua. Insyaallah untuk sekarang dan besok akan berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (sib).

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO