Praya (Suara NTB) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Telagawaru menggelar acara pelepasan siswa kelas VI yang berlangsung dengan meriah dan penuh haru, pafa Kamis, 25 Juni 2026 Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sekolah tersebut dihadiri oleh Koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Praya, Dayah, S.Pd.,M.Pd.; Pengawas Pembina gugus V Praya Lalu Kasiran, S.Pd.,M.Pd.; Ketua Komite Sekolah TGH. Moh Syar’I, S.Ag.; Kepala SDN Telagawaru, Zulkipli, S.Pd.; dewan guru, orang tua/wali murid, serta seluruh siswa.
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Irwan Wahyudi yang merulakan siswa SD Negeri Telagawaru. Kemudian, dilanjutkan sambutan-sambutan, penampilan seni dari para siswa dan pengalungan medali kelulusan, foto bersama, dan ditutup dengan doa.
Selanjutnya, Kepala SDN Telagawaru, Zulkipli memberikan sambutan dan menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di sekolah dasar.

Para tamu undangan dalam kegiatan pelepasan siswa kelas VI SDN Telagawaru, Kamis (25/6/2026). (Suara NTB/ist)
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah berpesan agar para lulusan terus semangat belajar, menjaga akhlak yang baik, serta berusaha meraih cita-cita di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan guru yang telah mendukung proses pendidikan siswa selama ini.
“Anak-anak ku, dunia di luar sana lebih luas dari apa yang kita bayangkan. Jangan pernah takut bermimpi besar, dan ingatlah sekokah kita ini menjadi rumah pertama kalian. Selamat jalan dan raihlah kesuksesan mu, jagalah nama baik sekolah ini dimanapun kalian berada,: ungkapnya.

Ketua Panitia, Ratnim, S.Pd., mengungkapkan acara ini tidak lepas dari kerja sama yang sangat baik antara pihak sekolah dengan seluruh wali murid, ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada semua pihak yang terlibat untuk suksesnya acara tahunan ini.
“Tahun ini kami ambil tema ‘Bergerak Maju Menuju Masa Depan Gemilang’ dengan harapan agar selesainya masa pendidikan dasar anak anak kita ini menjadi lebih giat lagi belajar menuju pendidikan lanjutnya,” ujar Ratnim.
Pada kesempatan yang sama Lalu Kasiran meyampaikan bahwa ciri-ciri sekolah idaman itu adalah sekolah yang pelayanannya bagus dilihat dari capaian hasil laporan mutu pendikannya, penampilan yang baik serta siswanya yang berprestasi. Sementara tujuan sekolah itu adalah: belajar untuk mengetahui, belajar untuk melakukan, dan belajar hidup bersama. Ia juga berpesan agar sekolah ini terus berkembang untuk menjadi sekolah idaman bagi masyarakat luas.
Dalam sambutannya Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Praya, Dayah menuturkan saat ini wajib belajar 13 tahun atau minimal dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Tantangan kerja sangat kompleks ke depannya.
“Harus menyiapkan skil supaya bisa bersaing dengan lulusan yg lain. Tamat SD adalah awal dari persiapan masa depan kita sekolah harus disesuaikan dengan bakat dan minat yang dimiliki oleh setiap lulusan,” jelas Dayah.

Pelepasan siswa kelas VI SDN Telagawaru, Kamis (25/6/2026). (Suara NTB/ist)
Suasana haru semakin terasa ketika perwakilan siswa kelas VI menyampaikan pesan dan kesan selama belajar di sekolah. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih kepada para guru atas bimbingan dan perhatian yang telah diberikan. Tidak sedikit siswa dan orang tua yang tampak terharu mengenang kebersamaan yang telah terjalin selama enam tahun terakhir.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelepasan siswa kelas VI dan pengalungan medali kelulusan oleh pihak sekolah. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk kenangan sebelum para siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan santuanan anak yatim yang bertepatan dengan Rahman Rahim Day untuk Lombok Tengah.
Dengan terselenggaranya acara pelepasan ini, diharapkan para lulusan dapat menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama sekolah di masa yang akan datang. (r)

