Sumbawa Besar (Suara NTB) – Satu unit rumah permanen yang berada di Dusun Bina Karya Wanagiri, Desa Sebedo, Kecamatan Utan ludes terbakar pada, Senin (29/6) sekitar pukul 21.17 WITA. Kejadian tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian ditaksir sekitar Rp200 juta.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat penegak hukum, dengan dugaan awal korsleting listrik. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil yang timbul,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, Selasa (30/6).
Ia melanjutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari arus pendek listrik saat pemilik rumah I Nyoman Simpen sedang melakukan ibadah. Api kemudian cepat membakar habis dua rumah tersebut beserta isinya, karena masyarakat kesulitan mencari sumber air.
Proses pemadaman juga berlangsung cukup lama. Api berhasil dipadamkan pukul 22.15 WITA, karena petugas kesulitan masuk ke lokasi kejadian serta sumber air yang minim. Bahkan untuk memudahkan proses pemadaman, petugas turut meminta bantuan dari masyarakat dengan menggunakan alat seadanya.
“Di proses pemadaman kita turunkan satu unit mobil pemadam dari markas Kecamatan Utan serta satu unit fire jeff, sehingga api tidak merembet ke rumah lainnya,” ucapnya.
Dari hasil investigasi awal terhadap kasus kebakaran yang terjadi di Sumbawa, diduga dipicu arus pendek listrik akibat instalasi yang sudah berumur. Pihaknya pun sudah mengimbau masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik mereka masing-masing untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan.
“Rata-rata kebakaran terjadi karena pemilik rumah yang lalai, apalagi Sumbawa saat ini mulai memasuki dasarian pertama musim kemarau meskipun beberapa kali hujan,” demikian kata dia. (ils)

