Mataram (Suara NTB) – Universitas Mataram (Unram) terus menunjukkan komitmennya dalam berinovasi di era digital. Melalui Badan Pengelola Usaha (BPU), Unram secara resmi meluncurkan Unram Merchandise dan Book Store yang berlangsung khidmat sekaligus meriah di Gedung Rektorat, lantai 1, pada Kamis, 9 Juli 2026.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menyambut hangat dan mengapresiasi terobosan digital ini. Beliau menekankan bahwa kehadiran Book Store digital akan mengubah cara mahasiswa mengakses buku panduan maupun literatur akademik.
“Mahasiswa kini tidak perlu lagi membeli buku secara fisik, melainkan cukup mengaksesnya secara digital,” ujarnya.
Sistem baru ini juga dirancang ramah terhadap hak kekayaan intelektual, di mana royalti dari setiap penjualan buku digital akan langsung ke para penulis atau dosen Unram. Lebih lanjut, Prof. Sukardi mengajak seluruh civitas akademika untuk menanamkan semangat “Dari Unram untuk Unram” dengan mengarahkan pembelian perlengkapan kampus, baju seragam, hingga kebutuhan KKN melalui BPU Unram.
“Harapannya, selalu kami mengajak kita berpikir adalah dari Unram untuk Unram. Jadi seluruh kebutuhan buku civitas di Fakultas dan Universitas kami harapkan dapat membeli di Book Store Unram,” ujarnya.

Di samping itu, Prof. Sukardi juga memaparkan semua upaya unit bisnis ini ditegaskan bukan semata-mata untuk komersialisasi murni, melainkan sebagai subsidi silang demi membantu meringankan UKT bagi mahasiswa yang kurang mampu.
Ketua BPU Unram, Sarkawi, S.H., M.H. yang dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan momentum luar biasa agar Unram mampu bersaing, baik di kancah nasional maupun internasional. Produk-produk merchandise resmi ini diharapkan dapat membawa nama Unram semakin dikenal luas oleh masyarakat.
“Produk-produk Unram tidak hanya kita kenal di internal saja, melainkan akan dibawa keluar menjadi produk-produk yang bernilai dan berkualitas, sehingga Unram bisa berdaya saing baik secara nasional maupun internasional”ujarnya.
Selain itu, Sarkawi juga menyoroti program digitalisasi buku yang kini terintegrasi dengan Google Play Book, sehingga memudahkan akses bacaan secara modern dan efisien.
“Kami juga meluncurkan program digitalisasi buku, yang nantinya bahwa produk buku ini akan berbentuk digital. Tidak lagi dalam bentuk percetakan, melainkan dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui Google Play Book,” ujarnya.

Selanjutnya, puncak acara ditandai dengan sesi prosesi pemotongan pita secara simbolis oleh Prof. Sukardi yang didampingi oleh Wakil Rektor, Dekan, dan Seluruh Tamu Undangan. Pemotongan pita ini menandai bahwa Unram Merchandise dan Book Store digital telah resmi beroperasi dan siap melayani seluruh kebutuhan civitas akademika serta masyarakat umum.
Acara dilanjutkan dengan sesi kunjungan langsung oleh Prof. Sukardi bersama seluruh peserta dan tamu undangan ke area pameran Unram Merchandise serta gerai fisik Book Store. Dalam kunjungan tersebut, para peserta antusias melihat langsung berbagai produk resmi Unram yang dipajang, mulai dari pakaian, tumblr, hingga pernak-pernik khas kampus.
Tidak hanya itu, para civitas akademika kampus, dosen, dan mahasiswa yang hadir juga langsung mencoba simulasi perangkat digital Book Store untuk melihat bagaimana sistem pembelian buku digital berbasis Google Play Book tersebut dioperasikan. Kunjungan bersama ini sekaligus menjadi momentum bagi para peserta untuk memberikan dukungan nyata terhadap unit usaha baru milik kampus. (ron/*)

