BerandaNTBKOTA BIMAKoperasi Masjid Disiapkan Tekan Praktik Rentenir

Koperasi Masjid Disiapkan Tekan Praktik Rentenir

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota Bima menyiapkan pengembangan koperasi syariah berbasis masjid. Hal ini sebagai salah satu upaya menekan praktik rentenir yang masih menjadi persoalan di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Kota Bima, H. Sirajuddin, S.Sos., mengatakan koperasi berbasis masjid diharapkan mampu menjadi alternatif pembiayaan yang sehat bagi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian umat.

“Melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan berlandaskan prinsip syariah, masyarakat diharapkan memiliki akses terhadap layanan pembiayaan yang sehat, aman, dan mudah dijangkau,” ujarnya, Jumat (17/7).

Menurutnya, penguatan ekonomi berbasis masjid juga diarahkan untuk meminimalkan praktik rentenir yang masih menjadi persoalan di tengah masyarakat. Kehadiran koperasi yang sehat di lingkungan masjid, diharapkan menjadi pilihan pembiayaan yang lebih adil sekaligus mendorong tumbuhnya usaha mikro dan kecil.

“Koperasi memiliki peran strategis sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, dan pengelola koperasi perlu terus diperkuat agar koperasi tidak hanya berkembang sebagai lembaga usaha, tetapi juga menjadi sarana membangun kemandirian ekonomi umat,” katanya.

Ia mengungkapkan, pengembangan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Konsep itu akan didorong di lima kecamatan dengan mengembangkan koperasi syariah yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang baik, kami berharap masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah dan pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan,” lanjut Sirajuddin.

Upaya menekan praktik rentenir sebelumnya juga menjadi perhatian Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin. Saat penyaluran bantuan zakat produktif oleh Baznas beberapa waktu lalu, ia meminta para mustahik memanfaatkan bantuan sebagai modal usaha dan tidak lagi bergantung pada pinjaman rentenir.

“Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai kembali bergantung pada rentenir,” tegas Wali Kota. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO