Mataram (Suara NTB) – Fastpay tengah mempersiapkan integrasi layanan dengan ekosistem ETIS Ferizy Non-Reguler milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Melalui langkah ini, jaringan agen atau Juragan Fastpay disiapkan menjadi gerbang akses pembelian tiket kapal penyeberangan antarpulau, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah yang akses digitalnya masih terbatas.
Fastpay menyebut pengembangan tersebut bukan sekadar menambah produk tiket dalam aplikasi, melainkan memperluas peran agen lokal dalam membantu masyarakat mengakses layanan transportasi penyeberangan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmennya sebagai mitra pertama dalam kategori aplikasi keagenan yang memperluas akses penjualan tiket antarpulau melalui jaringan Juragan.
Nantinya, aplikasi Fastpay akan terhubung dengan Electronic Ticketing System (ETIS) Ferizy Non-Reguler melalui skema kerja sama dengan mitra resmi terkait. Integrasi itu memungkinkan agen membantu pelanggan mulai dari mencari lintasan, memilih jadwal, mengisi data perjalanan, menentukan kategori kendaraan atau penumpang, melakukan pembayaran, hingga memperoleh tiket elektronik.
Direktur Bisnis Retail Bimasakti Group, Adigdha Kholif Pradana, mengatakan Fastpay sengaja mengarahkan pengembangan layanan ke wilayah yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau layanan digital.
“Ketika sebagian besar pengembangan layanan bertumpu pada koridor dengan ekosistem yang lebih matang, Fastpay memilih memperluas perhatian ke wilayah kepulauan dan daerah yang akses digitalnya belum merata. Kami ingin Juragan dapat berdiri di barisan depan untuk membantu masyarakat memperoleh tiket dengan lebih mudah, cepat, dan dekat,” ujar Adigdha.
Menurutnya, digitalisasi layanan tidak cukup hanya menghadirkan aplikasi. Kehadiran agen yang telah dikenal masyarakat dinilai penting untuk mendampingi pelanggan yang masih membutuhkan bantuan dalam proses pemesanan tiket.
Akses Tiket Dibutuhkan Saat Musim Liburan
Kebutuhan akses pembelian tiket kapal sering melonjak tinggi pada periode mudik Lebaran, Natal dan Tahun baru, hari besar keagamaan, hingga libur sekolah.
Berdasarkan data ASDP, sebanyak 647.898 penumpang dan 161.695 kendaraan menyeberang dari Sumatera menuju Jawa selama periode 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Di sisi lain, tidak semua calon penumpang memiliki akses maupun kemampuan menggunakan layanan digital. Sebagian masyarakat masih mengalami kendala memperoleh informasi mengenai rute, jadwal, kategori kendaraan, hingga proses pemesanan tiket.
Melalui jaringan Juragan Fastpay, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pendampingan secara langsung saat melakukan pemesanan tiket kapal.
Perluas Layanan ke Berbagai Lintasan
Saat ini Fastpay telah menyediakan layanan penjualan tiket penyeberangan ASDP reguler untuk lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
Ke depan, perusahaan berencana memperluas layanan melalui Ferizy Non-Reguler agar dapat menjangkau lebih banyak lintasan dan pelabuhan di berbagai daerah Indonesia.
Fastpay menyatakan proses integrasi saat ini masih berada pada tahap persiapan, validasi lintasan, serta pengujian sistem. Informasi mengenai peluncuran layanan, rute yang tersedia, biaya administrasi, dan ketentuan transaksi akan diumumkan setelah seluruh proses tersebut selesai. (r/*)

