Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melakukan rotasi dan promosi besar-besaran di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebanyak 36 pejabat struktural Eselon II dan III resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Senin (3/8/2026) malam hari di Pendopo Bupati Lombok Timur.
Pelantikan yang digelar hari ini dipimpin oleh Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya dan disaksikan langsung oleh Bupati H. Haerul Warisin serta Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.
Adapun empat pejabat yang diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) adalahnLalu Alwan Wijaya sebagai Kepala Dinas Perindustrian (sebelumnya Sekretaris Dinas Perindustrian). Sosiawan Putraji sebagai Kepala DPMPTSP (sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata). R. Irham Jayadi sebagai Kepala Dinas Nakertrans (sebelumnya Sekretaris Dinas PUPR). Taufik Hidayatullah sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (sebelumnya Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan).
Sementara itu, untuk jabatan Administrator (Eselon III) sebanyak 32 orang dilantik, di antaranya Islahul Muttaqin sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Haeril Ismi sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian, serta Abdurahim Yakub sebagai salah satu pejabat administrator lainnya.
Bupati Haerul Warisin dalam arahannya mengungkapkan bahwa pelantikan massal ini didasari oleh banyaknya kekurangan kinerja yang disoroti oleh berbagai pihak, termasuk Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Banyaknya jabatan yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) berdampak pada hasil pemeriksaan,” ujar Bupati.
Ia mengakui selama ini pelantikan terkendala legalitas, seperti belum keluarnya izin baik dari Kemendagri maupun Dukcapil. Namun ia memastikan bahwa pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut telah mengantongi izin resmi. Bupati juga meminta agar jabatan lain yang masih kosong segera diusulkan.
“Untuk Eselon II, III dan IV yang masih kosong agar segera diusulkan,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati berpesan agar pejabat yang dilantik memahami betul makna promosi jabatan ini.
“Artinya tinggal tunggu masa, semua akan dapat giliran. Untuk itu berdoa yang baik-baik. Kinerja diperbaiki, pasti nanti akan jadi orang pilihan. Jalankan tupoksi jabatan sebaik-baiknya, karena tupoksi ini menjadi standar kerja kita,” pesannya.
Bupati menekankan pentingnya para pejabat untuk memiliki ide dan semangat kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jangan streng atau paku mati. Bantulah masyarakat,” ujarnya dengan tegas.
Ia menambahkan bahwa banyak hal bisa dilakukan dalam menjalankan tupoksi. Para pejabat diharapkan dapat bersikap fleksibel serta mempermudah masyarakat dalam hal pelaksanaan peraturan dan kebijakan.
Terkait program Perlinsos, Bupati menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program amal.
“Dengan bantu masukkan namanya, maka pahala. Anda ambil hikmahnya. Saya hanya perantara saja,” tuturnya.
Bupati menegaskan bahwa pemilihan jabatan ini didasari latar belakang masing-masing pejabat agar dapat bekerja optimal.
“Semoga pilihan saya tepat. Selamat kepada pejabat yang baru dilantik, mulai besok bekerja sesuai tupoksi. Bangkitkan kembali semangat sebangkit-bangkitnya. Jangan sampai lemah. Jangan kecewa karena dipindah, semuanya sudah diatur oleh Allah SWT. Saya hanya perantara,” tutup Bupati Haerul Warisin.
Pelantikan dan pengambilan sumpah didasarkan pada Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/327/KPSDM/2026 tanggal 3 Agustus 2026 dan Nomor: 800.1.3.3/328/KPSDM/2026 tanggal 3 Agustus 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian PNS dalam dan dari Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap birokrasi yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dapat segera terwujud. (rus)

