BerandaNTBLOMBOK BARATPandangan Apdesi Merah Putih NTB Soal Sosok yang Diharapkan Dampingi UNA, Pendamping...

Pandangan Apdesi Merah Putih NTB Soal Sosok yang Diharapkan Dampingi UNA, Pendamping UNA Diharapkan dari Kalangan Birokrat

Giri Menang (Suara NTB) – Kontestasi pengisian posisi Wakil Bupati Lombok Barat (Wabup Lobar) pasca-ditangkapnya Bupati nonaktif Lombok Barat, LAZ oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi isu hangat yang diperbincangkan. Sejumlah pihak menyampaikan pandangannya tentang sosok yang diharapkan mendampingi Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha, ketika nanti setelah dilantik menjadi Bupati.

Salah satu pihak yang menyampaikan pandangannya adalah Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih. Ketua Apdesi Merah Putih NTB sekaligus Kepala Desa Senggigi, Mastur berharap yang mendampingi Wabup Umi Nurul Adha (UNA), sapaan Wabup Lobar, nantinya dari kalangan birokrat. “Kalau saya sebagai ketua Apdesi merah putih NTB, saya harapkan yang mendampingi Una dari Birokrat,” kata Mastur, Minggu (2/8/2026).

Ketua Forum Sangkep Pengusungan Batulayar ini menyampaikan beberapa alasan kenapa butuh sosok birokrat yang mendampingi UNA. Menurut pandangan Mastur, birokrat ini bisa mencegah atau meminimalisasi terjadinya tarik-menarik kepentingan di pemerintahan UNA ke depan. Dengan begitu, konsentrasi UNA yang nantinya setelah dilantik sebagai Bupati, betul-betul terfokus untuk pembangunan daerah.

Sosok birokrat juga diperlukan untuk mengontrol tatanan manajerial birokasi di Pemkab Lobar ke depan. Dengan demikian, diharapkannya orang-orang yang akan ditunjuk menempati posisi OPD betul-betul yang qualified dan berintegritas. “Itu harapan saya selaku ketua Apdesi merah putih NTB,” imbuhnya.

Dengan komposisi birokrat yang nantinya mendampingi UNA ini dinilai paket lengkap, karena bisa saling mengimbangi dan melengkapi satu sama lain dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan. Lebih penting lagi, birokrat ini bisa memberikan masukan atau saran dari sisi regulasi kepada Bupati ketika melaksanakan sebuah kebijakan.

“Apakah sesuai aturan atau tidak. Itu (birokrat) bisa mengimbangi, Bupati ini kan tataran kebijakan. Birokrat ini nanti membatu Bupati, apakah itu (kebijakan) sesuai dengan aturan atau tidak. Itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Di samping itu, tentu sangat penting Sekda nantinya lebih memperkuat supaya betul-betul terjadi kestabilan di Pemerintahan Lobar.

Ditanya soal sosok birokrat yang cocok mendampingi UNA, Mastur tak mau menyebut nama. “Kalau soal ini nanti kita serahkan ke masyarakat,” ujarnya.

Mastur juga menegaskan bahwa ia tak ada kepentingan apalagi titipan kaitan dengan sosok Wabup. Hal ini disampaikan semata-mata untuk melihat UNA fokus menjalankan pemerintahan di Lombok Barat. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO