BerandaNTBLOMBOK BARATEmpat Pemain Lobar Lolos ke Final Piala Soeratin U-15 Gresik, Siap Berlaga...

Empat Pemain Lobar Lolos ke Final Piala Soeratin U-15 Gresik, Siap Berlaga di Seri Provinsi Jawa Timur

Giri Menang (Suara NTB) – Kabar membanggakan kembali datang dari sepak bola usia muda Lombok Barat (Lobar). Empat pemain asal Kabupaten Lombok Barat berhasil mengantarkan tim Gresone Gresik melaju ke babak Final Piala Soeratin U-15 Askab PSSI Gresik, Jawa Timur. Partai final akan digelar Selasa 4 Agustus 2026.

Hasil ini, sekaligus memastikan tiket menuju putaran Piala Soeratin Seri Provinsi Jawa Timur. Empat pemain Lobar yang sukses lolos final piala Soeratin tersebut, masing-masing atas nama Rafa yang berasal dari SSB Phoenix Lembar dan Desta Qinan Yudha yang merupakan pemain binaan Narmada Football Academy Kecamatan Narmada (NFA).

Mereka menjadi bagian penting dalam skuad Gresone Gresik. Keempat pemain asal Lombok Barat itu dipercaya sebagai andalan tim dan mampu menunjukkan kualitas permainan yang konsisten hingga membawa Gresone menembus empat besar kompetisi.

Ketua Narmada Football Academy (NFA), Muhammad Sukri Hasyim, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa pemain-pemain muda asal Lombok Barat mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan sepak bola Jawa Timur yang dikenal sebagai salah satu barometer pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.

“Talenta pemain Lombok Barat, bahkan NTB secara umum, tidak kalah bersaing dengan talenta-talenta di Pulau Jawa. Yang selama ini menjadi kendala adalah akses, kesempatan, dan koneksi agar anak-anak kita sejak usia dini bisa merasakan atmosfer kompetisi sepak bola di Jawa, yang merupakan salah satu pusat industri sepak bola Indonesia,” katanya, Senin (3/8/2026).

Ia menambahkan bahwa kualitas yang dimiliki pemain daerah baru benar-benar teruji ketika mampu tampil konsisten di lingkungan yang kompetitif. “Kemampuan yang mereka dapatkan di daerah tentu menjadi modal awal. Namun ukuran sebenarnya adalah ketika mereka mampu bertahan, beradaptasi, dan terus berkembang di Jawa,” imbuhnya.

Ia mengatakan, persaingan yang kompetitif di luar daerah tidak mudah, tetapi mereka mampu membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dan memberikan kontribusi bagi tim. Menurutnya, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda lainnya di Lombok Barat dan NTB agar terus berlatih, berani bermimpi, dan tidak ragu menunjukkan kemampuan di level yang lebih tinggi.

Keberhasilan empat pemain tersebut juga menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Lombok Barat terus melahirkan talenta-talenta potensial yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Ia berharap, dengan kerja sama seluruh pihak, semakin banyak pemain NTB yang mendapatkan kesempatan meniti karier di berbagai klub dan kompetisi bergengsi di Indonesia. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO