BerandaNTBLOMBOK BARATTak Berani Melaut Akibat Cuaca Buruk, Nelayan di Lobar Butuh Bantuan Sembako...

Tak Berani Melaut Akibat Cuaca Buruk, Nelayan di Lobar Butuh Bantuan Sembako dan Alat Tangkap

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Nelayan yang tinggal di Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung dan Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi terdampak banjir rob pada Selasa (11/8/2026). Saat ini mereka membutuhkan bantuan sembako, lantaran hampir sepekan ini tak berani melaut akibat cuaca buruk. Selain itu, mereka butuh bantuan alat tangkap seperti jaring dan mesin ketinting.

Sapii, nelayan di Dusun Taman Desa Taman Ayu menuturkan beberapa hari terakhir ini ia tak berani melaut, semenjak terjadi gelombang tinggi.

“Ya terpaksa menganggur sementara ini, karena tidak berani melaut,” kata dia, Selasa (11/8/2026).

Ia mengisi waktu karena melaut dengan memperbaiki alat tangkap, seperti jaring yang rusak.

Pada waktu normal, ia bisa memperoleh hasil penjualan tangkapan ikan Rp100-150 ribu. Belum dipotong biaya minyak yang harganya naik, ia menerima bersih kadang Rp60-70 ribu. “Kalau sepi ya dak ada hasil tangkapan,” ujarnya.

Kondisi saat ini cuaca tidak mendukung, sehingga hasil tangkapan pun sepi. Nelayan lainnya bernama Sairi, mengaku tetap nekat melaut karena tidak ada biaya hidup. Ia pun memilih waktu malam hari untuk melaut, karena ombaknya tidak terlalu tinggi. “Saya tetap berani melaut, tapi malam hari karena gelombang tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Hasil tangkapan pun lumayan, bisa mencapai 2-3 kilogram. Harga satu kilogram bervariasi, tergantung jenis ikannya. Kisarannya 30-50 ribu per kilogram. Tetapi diakui, hasil ini jauh dari harapan. Karena ongkosnya naik, akibat harga BBM naik. “Harga BBM naik, tapi harga ikan tidak bisa naik, tetap (harganya),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuranji Dalang Sidik mengaku nelayan di desanya sudah beberapa hari tidak berani melaut karena cuaca buruk. “Tidak berani melaut nelayan kami, ditambah lagi terdampak banjir Rob,” jelasnya.

Ia memperkirakan, nelayan tidak bisa melaut hingga beberapa hari ke depan. Untuk menyambung hidup, pihaknya berharap agar Pemkab memberikan bantuan sembako.

Sementara itu, Pemkab Lobar melalui Kalak BPBD Ramadhan Harianto mengatakan terkait bantuan sembako, yang diharapkan nelayan nantinya akan dikoordinasikan dengan OPD terkait. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO