Praya (Suara NTB) – Guna membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tahun ini Kodim 1620/Loteng akan membangun sumber air bersih di 17 titik di daerah ini. Dengan fokus pembangunan di wilayah Loteng bagian selatan dan timur yang selama ini masyarakatnya kerap mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama pada musim kemarau.
Demikian disampaikan Dandim 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin, saat ditemui awak media di sela-sela peresmian jembatan Garuda di Desa Aik Bual Kecamatan Kopang, Kamis (13/8).
Progres pembangunan sumber air baru tersebut saat ini sudah mencapai 60 persen, dengan target tuntas sampai akhir tahun ini. Karena pembiayaannya berlaku hanya satu tahun. Jadi harus selesai tahun ini juga.
“Kebanyakan yang dibangun berupa sumur bor,” sebutnya. Tapi ada juga yang berupa tempat penampungan air maupun pembangunan system pompa.
Wilayah-wilayah seperti Kecamatan Pujut, kemudian Praya Timur seperti Desa Bilelando menjadi perhatian khusus. Karena wilayah-wilayah tersebut termasuk wilayah langganan kekeriangan. Sehingga banyak titik sumber air baru yang dibangun di wilayah tersebut.
“Nama-nama lokasinya saya kurang hafal. Tapi yang jelas, fokus utama di wilayah yang menjadi langganan kekeringan,” imbuhnya.
Pembangunan fasilitas sumber air baru tersebut menjadi bagian dari program pemerintah pusat dalam upaya mendukung perluasan cakupan pemenuhan air bersih bagi masyarakat. Harapannya, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih. Terutama pada musim kemarau seperti sekarang ini.
Secara nasional pemerintah pusat tahun kini membangun belasan ribu titik sumber air baru. Yang diperuntukan bagi masyarakat di daerah yang mengalami kesulitan air bersih. Melalui pembangunan fasilitas tersebut diharapkan masyarakat tidak kesulitan lagi untuk memperoleh air bersih.
“Dan, kita berkomitmen untuk mendukung serta mensukseskan program pemerintah tersebut,” tegasnya. (kir)


