BerandaNTBUnram Festival Meriahkan Penutupan PKKMB 2026, Hadirkan Rian D’Masiv dan Virgoun

Unram Festival Meriahkan Penutupan PKKMB 2026, Hadirkan Rian D’Masiv dan Virgoun

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) Universitas Mataram (Unram) sukses menggelar Unram Festival sebagai rangkaian penutup Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Rektorat Unram pada Senin (17/8/2026), sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk menikmati suasana kebersamaan setelah mengikuti rangkaian PKKMB.

Unram Festival menghadirkan beragam hiburan yang menambah kemeriahan acara. Dua musisi, Rian D’Masiv dan Virgoun, turut hadir sebagai bintang tamu dan menghibur mahasiswa dalam gelaran tersebut.

Memasuki sesi Talkshow Inspiratif bertema “Kiat Bertahan di Industri Musik Selama 2 Dekade hingga Menembus Pasar Internasional”, Rian D’Masiv berbagi pengalaman mengenai perjalanan panjangnya di industri musik sekaligus kiat untuk tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

Rian mengatakan, konsistensi dalam berkarya membutuhkan kecintaan terhadap bidang yang dijalani, fokus, disiplin, serta kemauan untuk terus belajar. Menurutnya, musisi juga perlu terbuka terhadap perkembangan zaman dan tidak ragu berkolaborasi dengan generasi yang lebih muda.

“Kuncinya kita harus mencintai apa yang kita kerjakan, fokus, disiplin, dan selalu berusaha mengeksplor musik. Kita juga tidak pernah malu untuk belajar dengan yang lebih muda,” ujar Rian.

Musisi Perlu Beradaptasi

Menurut Rian, perkembangan teknologi dan media sosial membuat musisi perlu beradaptasi dengan cara baru dalam memperkenalkan karya. Meski demikian, ia menilai tren dan angka di media sosial bukanlah tujuan utama. Hal yang paling penting adalah menghasilkan karya yang dibuat dengan sungguh-sungguh dan diyakini oleh penciptanya.

“Ketika kita membuat karya, kita benar-benar bikin karya itu dengan hati kita. Yang penting kita suka dulu sama karya kita sendiri,” katanya.

Rektor Unram, Prof. Sukardi (kanan) bersama Rian D’Masiv saat sesi talkshow di Unram Festival di Lapangan Rektorat Unram pada Senin (17/8/2026). (Suara NTB/ist)

Berbicara kepada mahasiswa yang memiliki ketertarikan di bidang musik dan industri kreatif, Rian berpesan agar mereka berani memiliki mimpi, kemudian mengimbanginya dengan disiplin dan kesungguhan dalam menjalani proses.

“Jangan pernah takut bermimpi. Mimpi itu gratis,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menghargai kesempatan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Unram. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh kedisiplinan, kemauan belajar, serta dukungan dan doa dari orang tua.

Rektor Unram Sebut Kampus Berpera Membuka Ruang Pengembangan Potensi Seni

Sementara itu, Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menegaskan bahwa kampus memiliki peran dalam membuka ruang dan memberikan dukungan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, termasuk di bidang seni dan industri kreatif.

“Kampus itu tidak menentukan masa depan saudara, tetapi kampus hanya membuka jalan kepada saudara tentang masa depan saudara,” ujar Prof. Sukardi.

Suasana kemeriahan Unram Festival di Lapangan Rektorat Unram pada Senin (17/8/2026). (Suara NTB/ist)

Ia mendorong mahasiswa untuk melihat seni dan industri kreatif bukan sekadar sebagai hobi. Namun, sebagai salah satu ruang untuk membangun masa depan.

“Seni dan industri kreatif harus diubah paradigmanya. Jangan hanya sekadar sebagai sebuah hobi, tetapi adalah ruang untuk masa depan,” tegasnya.

Melalui Unram Festival, Unram tidak hanya menghadirkan hiburan bagi mahasiswa baru. Namun, juga memberikan ruang inspirasi dan motivasi agar generasi muda berani mengembangkan potensi, berkarya, serta melihat peluang di industri kreatif sebagai bagian dari masa depan mereka. (ron/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO