BerandaPENDIDIKANGelar Wisuda, UT Mataram Siap Cetak Lulusan Solutif untuk Akselerasi IPM dan...

Gelar Wisuda, UT Mataram Siap Cetak Lulusan Solutif untuk Akselerasi IPM dan Pembangunan NTB

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – Universitas Terbuka (UT) Mataram menggelar wisuda program diploma, sarjana, dan pascasarjana periode II tahun 2026 di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi para lulusan UT Mataram untuk berkontribusi dan menjawab berbagai tantangan terkini, khususnya di daerah. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UT Nomor 698 dan 1099 Tahun 2026, terdapat sebanyak 445 lulusan pada wisuda periode ini.

Ketua Senat Akademik UT Mataram, Hanif Nurholis, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan akademik perguruan tinggi terhadap mahasiswa yang telah menyelesaikan masa belajarnya. Momentum ini penting untuk memastikan lulusan tidak hanya mumpuni secara teori, tetapi juga memiliki kecakapan serta keterampilan sebagai modal berkontribusi di tengah masyarakat.

“Kalau pengetahuannya, lebih banyak yang dia ketahui. Kalau skill-nya, dia lebih terampil, lebih profesional kalau diberi tugas-tugas yang sifatnya skilled. Sehingga, diharapkan alumni UT, itu lebih punya kelebihan,” ujarnya.

Hanif menggarisbawahi agar lulusan UT Mataram mampu menganalisis persoalan masyarakat dan memberikan solusi konkret berdasarkan ilmu yang diperoleh.

“Nah, ini tugas seorang ilmuwan yang intelek. Kalau ilmuwan tidak intelek ya sekadar tahu aja, tapi tidak ngasih solusi, tidak intelek. Kalau ilmuwan yang intelek itu dia ngasih solusi,” tuturnya.

Harapan agar lulusan UT Mataram menjadi solusi bagi masyarakat juga diamini oleh pemerintah daerah. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB, I Gede Putu Aryadi, menyatakan bahwa bertambahnya lulusan UT Mataram diharapkan sejalan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB.

“Kami berharap dari pemerintah bahwa para sarjana ini hadir di tengah masyarakat memberikan solusi,” harap Aryadi.

Aryadi memaparkan tiga agenda prioritas NTB saat ini, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, serta mendorong pariwisata NTB mendunia. Ia berharap UT Mataram dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan agenda tersebut.

“Saya mewakili Pak Gubernur, memang tahun ini mulai kita melaksanakan semacam ruang bagi anak-anak muda mencapai target NTB Emas dan Indonesia Emas 2045 ini kan penting. Ada pemikiran-pemikiran kreatif dari anak-anak muda, bagaimana kita menjalani kehidupan kita hari ini dan ke depan,” pungkasnya.

Menjawab tantangan tersebut, Direktur UT Mataram, Ronny Basista, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus hadir dan berperan aktif menyelesaikan masalah di daerah.

Sebagai kampus yang mengemban amanah Tridharma Perguruan Tinggi, UT Mataram berupaya meningkatkan Angka Partisipasi Murni Perguruan Tinggi melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu, UT Mataram secara konsisten menyasar masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) guna memberikan akses pendidikan tinggi yang mudah.

“Makanya UT akan hadir dan selalu hadir—kami UT Mataram akan hadir menjangkau masyarakat-masyarakat yang mengalami masalah akses pendidikan tinggi,” tegas Ronny.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Pascasarjana UT, Maman Rumanta, menegaskan bahwa visi utama UT adalah pemerataan pendidikan. Pemerataan akses pendidikan secara langsung akan mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

“Jadi kami insyaAllah memberikan harapan bagi masyarakat yang tadi dikatakan oleh Pak Direktur mungkin masih jauh dari akses-akses yang diperlukan oleh mereka untuk meningkatkan pendidikannya. Dan kami datang untuk mereka, bukan hanya S1, tetapi bahkan S2 dan S3 sedang kita kembangkan. Di Mataram ini kayaknya semester ini sudah dua kelas ya. Itu saya kira inilah peran UT, di Mataram khususnya, untuk bagaimana meningkatkan SDM yang diperlukan oleh pemda,” tegas Maman.

Dengan akreditasi yang unggul, UT Mataram terus berkomitmen menjadi pelita di tengah masyarakat melalui peningkatan mutu SDM.

“Itulah harapan kami, bisa membantu sekali lagi pemerintah daerah—bukan hanya NTB, tapi juga seluruh pemerintah di manapun,” pungkasnya. (sib/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO