Praya (Suara NTB) – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana Kamis (27/8) turun langsung meninjau kondisi kampung adat Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng) yang terbakar pada Sabtu (22/8) malam lalu.
Turun bersama tim dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Menpar mengecek dan melihat langsung kondisi bangunan adat yang ludes terbakar di Kampung Adat Sade.
Wakil Gubernur (Wagub) NTB Hj. Indah Damayanti Putri serta Wakil Bupati (Wabup) Loteng Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.,M.Si., turut mendamping Menpar dalam kunjungan lapangan tersebut.
Pada kesempatan itu Menpar mengecek beberapa area kampung yang terbakar serta memeriksa titik awal kebakaran. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Menpar untuk berdialog langsung dengan warga terdampak kebakaran.
Mendengar dan menyerap berbagai keluharan serta aspirasi warga yang sudah beberapa hari tinggal di lokasi penampungan pasca-kebakaran.
Di hadapan Menpar sejumlah warga menyampaikan keinginannya agar Kampung Adat Sade segera dibangun ulang. Dengan konsep yang sama seperti kondisi awal. Karena menurut warga rumah adat Sade adalah warisan leluhur yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Sekaligus sumber penghasilan yang selama ini menjadi penunjang ekonomi keluarga.
“Khususnya bagi perempuan Sade, kampung adat Sade adalah sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” ujar Kurmia.
Usai berdialog dengan warga terdampak, Menpar juga menyempatkan diri melihat langsung kondisi penampungan sementara, posko bantuan serta bertemu dengan anak-anak korban kebakaran di pusat rehabilitasi dan trauma healing Desa Rembitan. Terakhir, Menpar memimpin langsung rapat koordinasi penanganan kebakaran kampung adat Sade bersama Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dan Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., di de Balen Sultan Hotel Poltekpar Lombok, Kamis sore.
“Kehadiran kami ini ingin melihat langsung sekaligus memberikan semangat kepada warga yang terdampak,” ungkap Menpar kepada awak media di kampung adat Sade.
Bersama pemerintah provinsi dan kabupaten, Kemenpar kini tengah menyusun rencana untuk bisa membantu pemulihan kampung adat Sade. Dengan harapan kampung adat Sade bisa kembali pulih dan normal. “Habis ini kita akan rapat membahas penanganan kampung Sade,” ujarnya. (kir)


