BerandaNTBLOMBOK TENGAHDitinggal Siswa karena Bangunan Jelek, Komisi IV DPRD Loteng Minta SMPN 5...

Ditinggal Siswa karena Bangunan Jelek, Komisi IV DPRD Loteng Minta SMPN 5 Praya Timur Direnovasi

- Advertisement -

Praya (Suara NTB) – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) melakukan tinjauan lapangan ke SMP Negeri 5 Praya Timur Kecamatan Praya Timur, Selasa (1/9/2026). Komisi IV sendiri turun setelah mendapat laporan terkait kondisi sekolah tersebut yang memprihatinkan. Di mana hampir semua bangunan sekolah dalam kondisi rusak.


Bahkan bangunan perpustakaan serta beberapa ruang kelas kondisinya rusak parah, sehingga tidak bisa digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Ironisnya, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu dan sampai saat ini belum pernah tersentuh perbaikan.


Akibatnya, SMPN 5 Praya Timur mulai ditinggalkan oleh siswa-siswanya. Karena masyarakat sekitar tidak mau menyekolahkan anak-anaknya di sekolah tersebut. Melihat kondisi bangunan sekolah yang dinilai jauh dari kata layak sebagai tempat belajar.


Awalnya siswa SMPN 5 Praya Timur bisa sampai seratusan siswa. Namun, sekarang siswanya tinggal sekitar 30 orang. Dengan siswa kelas IX berjumlah 16 orang. Sisanya siswa kelas VII dan VIII.


Melihat kondisi tersebut Komisi IV DPRD Loteng meminta pemerintah daerah melakukan upaya perbaikan segera. Terutama terhadap bangunan sekolah yang rusak parah. Agar bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Bahkan bila perlu sekolah tersebut diusulkan untuk renovasi total.


“Kalau kondisinya seperti ini bagaimana orang tua mau menyekolahkan anak-anaknya. Bisa dikatakan kondisinya tidak layak untuk sebuah sekolah. Jadi kita rekomendasikan supaya sekolah ini segera direhab,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H. M. Mayuki, S.Ag., usai bertemu pihak sekolah serta komite sekolah di SMPN 5 Praya Timur.


Ia pun meminta pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Loteng untuk segera menyusul perencanaan perbaikan SMPN 5 Praya Timur. Untuk nantinya Komisi IV akan mengawal usulan tersebut saat pembahasan APBD Loteng. Baik itu pembahasan APBD perubahan 2026 maupun APBD 2027.


“Paling tidak di APBD perubahan 2026 ini ada anggaran yang bisa dialokasikan untuk perbaikan SMPN 5 Praya Timur. Begitu juga di APBD 2027 mendatang,” sebutnya.


Karena mau tidak mau bangunan SMPN 5 Praya Timur harus segera diperbaiki. Supaya orang tua siswa juga mau menyekolahkan anak-anaknya di sekolah ini. Terlebih, jika melihat posisi SMPN 5 Praya Timur sebenarnya sangat strategis. Berada di tengah-tengah antara Desa Bleke dan Desa Lekor yang bisa menjadi sumber siswanya.


Harapannya, ditahun ajaran baru 2027 mendatang minat siswa untuk bersekolah di SMPN 5 Praya Timur bisa meningkat. Seiring dengan membaiknya kondisi bangunan sekolah tersebut. Sambil secara bertahap fasilitas penunjang sekolah kedepan bisa terus ditambah dan dilengkapi.


Dikonfirmasi di tempat yang sama, Kepala Dinas Dikbud Loteng Drs. H. Lalu Idham Halid, M.Pd., yang turut turun bersama Komisi IV DPRD Loteng, mengaku akan segera mengirim konsultan untuk mengecek kondisi bangunan sekolah. Untuk selanjutnya akan menghitung kebutuhan anggaran perbaikan dengan fokus awal perbaikan pada ruang kelas dan bangunan perpustakaan yang rusak parah.


“Selain dari anggaran daerah, perbaikan SMPN 5 Praya Timur nanti juga akan coba diupayakan melalui program pusat. Tapi untuk tahap awal ini kita upayakan mana yang bisa ditangani terlebih dahulu,” tegasnya. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO