KABUPATEN Lombok Timur (Lotim) merupakan daerah yang memiliki potensi pengembangan pariwisata dan pertanian serta kelautan. Sektor ini yang cukup banyak diincar investor.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus membuka peluang investasi bagi investor dalam negeri maupun luar daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sejumlah sektor dinilai memiliki prospek besar, terutama pariwisata, pertanian, serta perikanan dan kelautan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Sosiawan Putraji, kepada Suara NTB, Rabu (2/9/2026) mengatakan investasi dari investor lokal maupun luar daerah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Menurutnya, keberadaan investor lokal sangat diharapkan karena sebagian besar keuntungan dari investasi berpotensi kembali berputar di wilayah Lombok Timur. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan sektor ekonomi sekaligus memperkuat peran masyarakat dan pelaku usaha lokal.
“Investor lokal tentunya sangat kita harapkan agar sebagian besar keuntungan investasinya dapat berputar di Lombok Timur. Tentunya ini akan memicu pertumbuhan sektor ekonomi dan sebagai penggerak ekonomi,” ujarnya.
Selain memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi lokal, meningkatnya investasi dari pengusaha daerah juga dinilai dapat membangun kepercayaan atau trust terhadap investor lokal sehingga semakin berdaya saing.
Di sisi lain, investor luar daerah, termasuk Penanaman Modal Asing (PMA), memiliki keunggulan dari sisi kemampuan pendanaan. Kekuatan modal yang besar dinilai mampu meningkatkan nilai investasi Lombok Timur sekaligus menghadirkan efek berganda atau multiplier effect bagi perekonomian daerah.
Namun demikian, Sosiawan menyebut keuntungan investasi dari investor luar daerah belum tentu seluruhnya kembali berputar di wilayah tempat investasi dilakukan.
“Investor luar dengan kemampuan funding atau modal yang besar tentunya akan mampu mengangkat rate investasi Lotim dengan multiplier effect yang ditimbulkan. Namun belum tentu keuntungan investasinya diputar kembali di lokasi investasi,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkab Lombok Timur menegaskan bahwa iklim investasi di daerah terbuka bagi seluruh investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sepanjang memenuhi ketentuan dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.
Sosiawan menyebut sejumlah sektor yang saat ini memiliki prospek investasi besar, yakni pariwisata, pertanian, serta perikanan dan kelautan.
Menurutnya, tren investasi di Lombok Timur mulai menunjukkan pergerakan yang positif. Namun, daerah masih membutuhkan investasi dalam skala besar untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Salah satu konsep yang dinilai paling potensial adalah pengembangan pariwisata, pertanian, serta perikanan dan kelautan secara terpadu, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Konsep tersebut dapat dikembangkan melalui agrowisata yang menggabungkan potensi pertanian dengan pariwisata, sekaligus memperhatikan aspek ekologi dan sosial secara berkelanjutan.
“Komparasi sektor pertanian, pariwisata, perikanan dan kelautan merupakan konsep terpadu dan terintegrasi yang sangat potensial dikembangkan dan mampu mengangkat ekonomi Lotim,” katanya.
Lombok Timur dinilai memiliki modal kuat untuk mengembangkan konsep tersebut. Dari sektor pariwisata, daerah ini memiliki keunggulan berupa panorama pantai dan potensi olahraga selancar atau surfing.
Sementara dari sektor kelautan dan perikanan terdapat potensi blue carbon, salah satunya melalui pengembangan rumput laut. Adapun sektor pertanian memiliki berbagai komoditas yang mendukung ketahanan pangan, seperti jagung dan porang.
Integrasi ketiga sektor tersebut dinilai dapat menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari produksi pertanian dan kelautan, pengolahan hasil, hingga pengembangan destinasi wisata berbasis alam dan agro.
Dengan demikian, investasi yang masuk tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik atau peningkatan nilai investasi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperkuat pelaku usaha daerah, serta memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat Lombok Timur.
Pemkab Lombok Timur pun terus mendorong terciptanya iklim investasi yang terbuka dan kompetitif dengan harapan potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, serta perikanan dan kelautan dapat menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah ke depan. (rus)


