BerandaHEADLINEPengisian Jabatan Lowong di Pemprov NTB Berproses

Pengisian Jabatan Lowong di Pemprov NTB Berproses

- Advertisement -

PEMPROV NTB memastikan pengisian puluhan jabatan lowong di lingkup Pemprov sedang berproses. Hal ini disampaikan menyusul adanya desakan dari Ketua Komisi I DPRD NTB, Moh Akri agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB segera mengisi 21 jabatan yang masih kosong tersebut.


Kepala BKD NTB, Tri Budiprayitno, mengatakan proses pengisian puluhan jabatan mulai dari eselon II hingga eselon IV tersebut telah berproses. Saat ini, Pemprov tidak lagi menggunakan sistem seleksi terbuka seperti sebelumnya, melainkan menggunakan manajemen talenta, yaitu sistem yang dinilai lebih objektif, transparan, dan berbasis kinerja serta potensi.
“On process, sekarang menggunakan manajemen talenta,” ujarnya kepada Suara NTB, Rabu, 2 September 2026.


Menurutnya, pengisian jabatan itu bisa saja dilakukan tahun ini. Hal ini menyusul sistem manajemen talenta dilakukan dengan identifikasi jabatan strategis yang kosong maupun yang akan kosong, pemetaan talenta ASN melalui talent mapping, penyusunan rencana suksesi, pengembangan kompetensi melalui Individual Development Plan (IDP), strategi retensi talenta, hingga simulasi pengisian jabatan berbasis data menggunakan aplikasi SIMATA BKN.


Sistem ini berbeda dengan seleksi terbuka yang mengharuskan Pemprov untuk membentuk Panitia Seleksi (Pansel) sebelum melaksanakan berbagai tes dan menentukan kandidat terbaik yang akan mengisi posisi lowong tersebut. “Kita ikhtiarkan tahun ini,” katanya.


Terpisah, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, juga mengatakan mulai saat ini Pemprov NTB tidak perlu lagi menggunakan Pansel untuk mengisi kekosongan jabatan. Melalui manajemen talenta, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menentukan arah karirnya tanpa adanya titip menitip jabatan.


“Karena setiap orang kalau mau ke satu posisi ya dia harus membangun itu bertahun-tahun dulu. Membangun arah karirnya,” katanya.


Untuk pengisian jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah yang hingga kini masih diisi oleh Plt setelah meninggalnya dr. Lalu Hendra Mahaputra, Iqbal mengaku pengisian jabatan Kepala OPD ini juga akan menggunakan sistem manajemen talenta. Sebenarnya, katanya sekarang Pemprov sudah siap untuk mengisi beberapa jabatan lowong tersebut, baik jabatan Kepala OPD, administrator, dan lainnya.


“Karena kemarin kenapa kita belum Panselkan ya karena nanggung. Jadi tunggu manajemen talenta aja. Jadi sekarang kita sudah siap untuk isi,” ujarnya.


Eks Dubes RI untuk Turki itu mengaku rutin melakukan evaluasi kinerja terhadap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintahannya. Bahkan, saat ini Iqbal telah memegang hasil evaluasi dari masing-masing pejabat. “Sudah ada hasil evaluasinya,” pungkasnya. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO