BerandaNTBSUMBAWATiga Pimpinan OPD di Sumbawa Dimutasi

Tiga Pimpinan OPD di Sumbawa Dimutasi


Sumbawa Besar (Suara NTB)
– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot merotasi atau mutasi tiga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) pada, Selasa (8/9). Seluruh aparatur sipil negara diminta berkontribusi maksimal bagi daerah.


Rotasi tiga pejabat setingkat eselon II itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumbawa Nomor 1140 tertanggal 7 September 2026. Pejabat yang dimuasi adalah, Rosmin Junaidi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan).


Sementara, posisi yang ditinggalkan kini disisi Ir. Ni Wayan Rusmawati yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian (Distan). H. Junaidi yang sebelumnya menjabat di Sekretaris Dewan kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pertanian (Distan).
Bupati menegaskan, rotasi jabatan tinggi pratama ini murni dilakukan demi kepentingan organisasi dan untuk memastikan roda pemerintahan serta pelayanan publik berjalan optimal. Mutasi ini dilakukan berdasarkan manajemen talenta dan sudah disetujui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.


“Mutasi ini bukan berdasarkan pada kedekatan melainkan berdasarkan sistem merit sesuai kebutuhan organisasi. Jabatan yang diemban bukan berdasarkan balas jasa melainkan sesuai kompetensi di sistem manajemen talenta,” tegas Jarot.


Ia melanjutkan, mutasi ini bukan sekadar memindahkan jabatan atau mengisi kekosongan semata,melainkan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik yang lebih baik ke masyarakat.


Orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa menegaskan, proses mutasi dan rotasi jabatan telah melalui tahapan panjang, cermat dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai wujud penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN). Mutasi ini menggunakan manajemen talenta sesuai aturan terbaru Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


“Jabatan adalah amanah, kepercayaan, tanggung jawab, dan sarana pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap agar mereka segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Sumbawa,” jelasnya.


Jarot tidak menginginkan ada lagi ASN yang bekerja setengah-setengah melainkan harus bergerak aktif, membangun koordinasi, menghidupkan inisiatif, dan menunjukkan etos kerja. Sebab,masyarakat yang akan menilai apakah pemerintahan ini kompak, sigap dan punya semangat melayani atau tidak.

“Jangan lamban, jangan menunggu, jangan hanya hadir di rapat tapi hilang di pelaksanaan melainkan bekerjalah dengan sungguh-sungguh dengan hati, integritas, dan tanggung jawab,” timpalnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN








VIDEO