Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB mendorong pembangunan Museum Sade, Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah tuntas sebelum perhelatan MotoGP Mandalika 2026 yang akan dilaksanakan pada 9-12 Oktober 2026. Pembangunan museum sebelum pelaksanaan MotoGP menjadi salah satu upaya Pemprov NTB untuk menggerakkan kembali ekonomi warga Dusun Sade pascakebakaran yang membakar hangus kampung adat itu pada Sabtu, 22 Agustus 2026 lalu.
Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, mengatakan ada tiga fokus utama Pemprov NTB untuk mengembalikan kembali ekonomi dan aktivitas warga Sade. Di antaranya membangun museum dan fasilitas ekonomi Dusun Sade, membentuk master plan secara utuh, serta relokasi ratusan Kepala Keluarga (KK) yang ada di dusun tersebut.
“Yang pasti dalam waktu dekat akan kita bangun museum, satu masjid Sade, kemudian sekenem atau gazebo agar aktivitas ekonomi segera dimulai, dan akan dibangun toilet,” ujarnya.
Untuk relokasi warga, Faozal mengaku saat ini telah disiapkan 40 rumah yang dibangun pada tahun 2018 lalu yang bisa ditempati oleh warga yang jadi korban kebakaran. Pemerintah juga akan membangun beberapa unit rumah lainnya untuk warga Sade.
“Kita sedang mencoba mendekati masyarakat supaya mau menggunakan rumah itu. Sebelum rumah yang ada di dalam kawasan Sade sendiri sedang kita pastikan untuk dimulai rekonstruksinya,” lanjutnya.
Anggaran pembangunan ulang sejumlah fasilitas di Dusun Sade dilakukan keroyokan. Tidak hanya bersumber dari APBN maupun APBD. Misalnya saja, pembangunan museum didanai oleh PT Amerta Indah Otsuka, perusahaan yang memproduksi Pocari Sweat. Sementara, pembangunan masjid Sade akan didanai oleh MIM Foundation.
“Kemudian Sekenem akan diselesaikan oleh Blue Bird. Toilet oleh Dharma Lautan Utama (DLU),” katanya.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan, Kementerian Pariwisata telah membangun 40 rumah untuk warga Dusun Sade. Karena adanya insiden kebakaran pada Sabtu, 22 Agustus 2026 lalu, pemerintah juga akan membangun 35 unit rumah lainnya yang diperuntukkan untuk warga Sade. (era)



