Mataram (Suara NTB) – Kebakaran kembali terjadi di Kota Mataram. Kali ini, api membakar lahan kosong di samping Gedung Kantor Wali Kota Mataram yang baru di wilayah Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
Kepulan asap hitam terlihat dari arah lahan kosong yang berada di sekitar Perumahan Grand Lingkar. Api kemudian mulai merambat ke sejumlah bagian lahan yang dalam kondisi kering. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada petugas.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram dan kepolisian kemudian bergerak ke lokasi. Petugas dikerahkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area di sekitarnya.
Salah seorang saksi, Arif, mengatakan, dirinya mengetahui kebakaran tersebut saat melintas di sekitar lokasi. Saat itu, ia melihat kepulan asap hitam keluar dari arah lahan kosong.
“Tiba-tiba asap keluar. Sepertinya dari lahan kosong yang kering di sekitar Perumahan Grand Lingkar,” ujarnya, Kamis (10/9).
Menurut Arif, tidak lama setelah kepulan asap terlihat, api mulai muncul dan merambat ke beberapa bagian lahan. Kondisi lahan yang kering membuat api terlihat membakar semak dan bagian lahan di sekitarnya.
Tidak berselang lama, petugas Damkarmat, BPBD, dan kepolisian tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman agar kobaran api tidak menjalar ke area lain.
Kepala Damkarmat Kota Mataram, H. Rudi Suryawan mengatakan, pihaknya menerjunkan 19 personel untuk menangani kebakaran tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Ada laporan dari warga. Sekitar delapan menit tim tiba di TKP (tempat kejadian perkara) di samping Gedung Kantor Wali Kota yang baru,” ujarnya.
Rudi menyebutkan, sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam proses penanganan. Petugas melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
“Enam unit armada kami kerahkan. Pemadaman berlangsung sekitar dua setengah jam,” katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan penanganan lanjutan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala. Petugas juga melakukan pendataan terkait kejadian tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai korban dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui dan masih dalam penanganan petugas.
Kebakaran lahan kosong di Jempong Baru tersebut menambah kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Kota Mataram. Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di sebuah gudang alat musik di Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, beberapa pekan lalu.
Peristiwa kebakaran tersebut menjadi perhatian petugas, terutama terhadap potensi kebakaran di lahan yang kondisinya kering. Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi lingkungan sekitar. (pan)



