BerandaNTBSUMBAWAKonsultasi ke Kemenpora, Sumbawa Diharapkan Jadi Lokasi Penyelenggaraan PON

Konsultasi ke Kemenpora, Sumbawa Diharapkan Jadi Lokasi Penyelenggaraan PON

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan konsultasi ke Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) RI. Konsultasi dilakukan dengan harapan Sumbawa menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XXII Tahun 2028.

“Konsultasi dan koordinasi bersama DPRD ke KONI Pusat dan Kemenpora merupakan bentuk keseriusan kami di KONI Sumbawa untuk mengambil bagian dalam penyelenggaraan PON XXII sebagai tuan rumah,” kata Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq kepada wartawan, Jum’at (18/9).

Ia melanjutkan, kehadiran DPRD dalam proses tersebut sangat penting karena menunjukkan bahwa perjuangan Sumbawa menjadi tuan rumah PON bukan hanya kepentingan KONI. Tetapi akan memberikan dampak maksimal terhadap pembangunan di daerah.

Secara prinsip KONI Pusat menginginkan Kabupaten Sumbawa dapat menjadi bagian dari tuan rumah PON XXII. Karena itu, pihaknya akan mempersiapkan seluruh aspek yang dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa Sumbawa mampu menjadi salah satu lokasi pertandingan.

“NTB terdiri dari dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa sehingga penyelenggaraan PON jangan sampai kegiatan hanya menumpuk di Pulau Lombok dan harus proporsional sebagai bagian dari tuan rumah,” ucapnya.

Menjadi tuan rumah PON bukan hanya persoalan olah raga kata dia, melainkan sebagai sarana promosi daerah dan kebangkitan ekonomi masyarakat. KONI Sumbawa juga menyambut baik rencana tim visitasi KONI Pusat datang langsung ke Kabupaten Sumbawa,untuk melihat kesiapan venue dan berbagai fasilitas pendukung. Empat cabang olah raga dapat dilaksanakan di Sumbawa, yakni panahan, grass track, pickleball dan tarung derajat.

“Kami akan mempersiapkan semuanya. Ketika tim visitasi KONI Pusat datang, kita ingin menunjukkan bahwa venue-venue yang ada di Sumbawa layak digunakan sebagai venue pertandingan PON. Tidak semuanya harus membangun baru. Yang sudah ada kita benahi, kita tingkatkan kualitasnya dan kita sesuaikan dengan kebutuhan pertandingan,” jelasnya.

Ia menambahkan persiapan tersebut membutuhkan dukungan semua pihak mulai dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, pengurus cabang olahraga, dunia usaha hingga masyarakat. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO