Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menandatangani Nota Kesepakatan Sinergi (NKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kerja sama tersebut salah satunya akan diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak berbasis e-voting yang akan digelar di tahun ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, mengatakan kerja sama dengan BRIN menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menjalankan agenda pembangunan berbasis riset dan inovasi.
BRIN nantinya akan memberikan pendampingan terhadap penyelenggaraan Pilkades berbasis e-voting. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas, sertifikasi atau rekomendasi Tim Teknis Utama dan Tim Teknis Lapangan serta sertifikasi dan pemeriksaan perangkat e-voting yang akan digunakan dalam proses pemungutan suara.
Selain aspek teknis, kerja sama juga mencakup pendampingan dalam penyelesaian sengketa yang muncul dalam pelaksanaan pemilihan nantinya. Dukungan BRIN diharapkan dapat membantu memastikan penerapan teknologi dalam Pilkades berjalan sesuai ketentuan dan memiliki dukungan teknis yang memadai.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Kami optimistis kolaborasi dengan BRIN dapat memberikan dukungan yang baik bagi daerah, terutama melalui pendampingan, pengetahuan, dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Sumbawa Barat,” katanya, Rabu (23/9).
Selain Pilkades e-voting, NKS tersebut kata Dedy juga diarahkan untuk mendukung Program Pendampingan Implementasi Pemerintah Digital melalui Rencana Aksi Pemerintah Digital Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026–2030.
Secara umum, ruang lingkup kerja sama Pemkab KSB dan BRIN meliputi penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan serta invensi (perancangan) dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah. Kerja sama juga mencakup pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis dan supervisi, sosialisasi, pengembangan sumber daya manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pertukaran data dan informasi, serta pemanfaatan sarana dan prasarana.
Dedy menyatakan, Pemda KSB berharap pelaksanaan kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, dukungan pengetahuan dan teknologi diperlukan agar berbagai program pemerintah daerah dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi.
Pelaksanaan NKS selanjutnya akan dituangkan dalam kegiatan dan program berdasarkan rencana kerja yang disepakati kedua pihak. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan, sekaligus mendukung penerapan inovasi dalam pelaksanaan pembangunan di KSB.(bug)



