Selong (Suara NTB) – Harga daging sapi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) saat ini terpantau berada di kisaran Rp145 ribu per kilogram. Angka tersebut telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah untuk daging sapi di tingkat konsumen.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, membenarkan adanya tren kenaikan harga daging sapi di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang menekan pasokan adalah pembatasan pengiriman sapi dari Sumbawa, yang selama ini menjadi salah satu pemasok utama ternak hidup ke Lombok Timur.
“Khusus daging sapi, pembatasan pengiriman sapi dari Sumbawa menjadi salah satu faktor utama yang ikut mempengaruhi ketersediaan di pasaran. Pasokan yang terbatas berbarengan dengan tingginya permintaan membuat harga ikut naik,” ujar Hadi kepada Suara NTB, dalam keterangan sebelumnya.
Menurutnya, arus masuk daging dari Sumbawa kini jauh berkurang dibandingkan sebelumnya. “Sebelumnya terbuka, sekarang agak ketat. Banyak daging dari Sumbawa masuk, sekarang berkurang,” tambahnya.
Kenaikan harga daging sapi di Lotim juga sejalan dengan tren yang terjadi di tingkat nasional. Bapanas mencatat rata-rata harga daging sapi nasional sempat menyentuh Rp143.601 per kilogram, atau sekitar 2,57 persen di atas HAP. Bahkan di sejumlah daerah, harga daging sapi kualitas super dilaporkan menembus Rp150.000 hingga Rp170.000 per kilogram.
Sementara itu, pemerintah pada April 2026 sempat menyesuaikan Harga Acuan Pembelian (HAP) sapi hidup di tingkat produsen dari Rp58.000 menjadi Rp59.000 per kilogram. Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa harga daging sapi di pasaran masih berada dalam kisaran HET, yaitu antara Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
Dengan harga yang kini menembus Rp145.000 per kilogram, Dinas Perdagangan Lotim diharapkan terus melakukan pemantauan harian terhadap pergerakan harga dan pasokan. Koordinasi dengan para peternak, pemasok, dan instansi terkait juga diperlukan guna mencari solusi agar kebutuhan daging masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.
Berdasarkan ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas), HAP daging sapi segar di tingkat konsumen dipatok pada kisaran Rp130.000 per kilogram untuk paha depan segar, hingga Rp140.000 per kilogram untuk paha belakang segar. Dengan demikian, harga di Lotim tercatat sekitar Rp5.000 hingga Rp15.000 di atas batas atas HAP. (rus)



