BerandaHEADLINEH-7 MotoGP Indonesia, Pemprov NTB Pastikan PJU Bypass Mandalika Terpasang

H-7 MotoGP Indonesia, Pemprov NTB Pastikan PJU Bypass Mandalika Terpasang

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memastikan Penerangan Jalan Umum (PJU) Bypass Mandalika terpasang sepekan sebelum perhelatan MotoGP Mandalika yang akan diselenggarakan pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Hal ini disampaikan menyusul masih banyaknya lampu PJU yang mati di kawasan tersebut padahal perhelatan MotoGP kurang tinggal dua pekan lagi.


Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, mengatakan dalam sisa waktu dua pekan ini, pihaknya akan melakukan pengecekan kembali ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan NTB untuk segera menuntaskan persoalan PJU tersebut.


“Dan untuk kelengkapan-kelengkapan yang lain, saya kira kita sudah berkoordinasi dengan teman-teman ITDC untuk memastikan bahwa seluruh perangkat-perangkat terkait dengan pelaksanaan MotoGP kita persiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya pekan kemarin.


Saat ini, ada sekitar ratusan lebih PJU di sepanjang jalan Bypass mulai dari bundaran Bandara Internasional Lombok sampai dengan bundaran Sengkol yang tidak berfungsi. Hal ini akibat banyaknya kabel yang diduga dicuri oleh oknum. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan akan segera membenahi masalah PJU yang hampir tiap tahun berulang.


Kepala Dinas Perhubungan NTB, Ervan Anwar, mengatakan saat ini BPTD telah menurunkan tim ke lapangan guna mengantisipasi banyaknya PJU yang mati. “Karena banyak kabel-kabel yang hilang, yang dipotong. Jadi BPTD maunya mendekati MotoGP diperbaiki. InsyaAllah selesai sebelum MotoGP,” katanya.
Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada musim MotoGP, sejumlah titik jalur transportasi utama menuju kawasan strategis dipastikan telah terfasilitasi dengan ketersediaan Alat Penerangan Jalan (APJ).


Ratusan unit fasilitas penerangan tersebut tersebar di berbagai ruas jalan vital, mulai dari perbatasan wilayah hingga jalur pendukung transportasi udara dan kawasan wisata. Pada jalur Ruas Bundaran Metro – Bundaran Gerung, tercatat sebanyak 143 unit APJ siap beroperasi yang merupakan kombinasi aset milik Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.


Sementara itu, untuk ruas Bundaran Gerung menuju Bundaran Sulin (wilayah perbatasan Lombok Barat dan Lombok Tengah), disiagakan 88 unit APJ milik Pemkab Lombok Barat.


Konektivitas menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dan kawasan Mandalika mendapat porsi penerangan yang cukup signifikan.
Bundaran Sulin – Bundaran BIZAM terpasang sebanyak 290 unit APJ di bawah pengawasan BPTD. Ruas Bypass Mandalika menjadi jalur dengan fasilitas terbanyak, dilengkapi 324 unit APJ aset BPTD serta 196 unit APJ aset BPJN.


Bundaran BIZAM – Bundaran Mong terdapat sekitar 268 unit APJ milik Pemkab Lombok Tengah. Selain jalur-jalur utama tersebut, penerangan di ruas Bundaran Songgong – Tri Putri juga dipastikan optimal dengan dukungan 72 unit APJ dari Pemprov NTB serta 70 unit APJ dari BPTD. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN







VIDEO