BerandaNTBDOMPUJuara III MTQ Nasional, Dewan Berikan Uang Pembinaan ke Dea

Juara III MTQ Nasional, Dewan Berikan Uang Pembinaan ke Dea

Dompu (Suara NTB) – Prestasi yang ditorehkan Nihla Hudiya A-Naisa, qariah asal Kabupaten Dompu yang meraih juara III cabang tilawah anak-anak putri pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang, mendapat penghormatan khusus serta diberikan uang pembinaan dari anggota DPRD Kabupaten Dompu.

Qariah yang akrab disapa Dea itu mendapat kesempatan melantunkan ayat suci Al-Qur’an di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Dompu dalam rapat paripurna pengesahan Perubahan APBD Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2026, Selasa (29/9).

Penampilan Dea di ruang rapat utama DPRD Dompu tersebut menjadi bagian dari bentuk apresiasi lembaga legislatif terhadap putri daerah yang telah mengharumkan nama Dompu dan Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional.

Dea merupakan putri pasangan Najmah Yanti dan Itrun (alm), warga Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja. Prestasinya di ajang MTQ Nasional mendapat perhatian khusus dari pimpinan dan anggota DPRD Dompu.

Bahkan, saat kepulangannya dari Semarang menuju Dompu, tiket pesawat rute Lombok-Bima Dea secara khusus dibayarkan melalui urunan pimpinan dan anggota DPRD Dompu. Setibanya di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Dea juga dijemput menggunakan kendaraan dinas pimpinan DPRD untuk kemudian diterima Bupati Dompu, Bambang Firdaus di kantornya.

Apresiasi tidak berhenti pada penghormatan di ruang paripurna. Pimpinan dan anggota DPRD Dompu juga memberikan uang pembinaan kepada Dea. Hal serupa diberikan kepada Fatimah Azzahrah yang turut mewakili NTB pada MTQ Nasional di Semarang.

Ketua DPRD Dompu, Ir Muttakun, mengatakan pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk spontanitas pimpinan dan anggota DPRD setelah mendapat informasi mengenai prestasi yang diraih kafilah Dompu di tingkat nasional.

“Kami satu tekad ketika mendapat informasi kafilah dari Dompu meraih juara 3 tingkat nasional. Kami langsung incidental mengumpulkan uang dan terkumpul Rp12,5 juta. Ini selain uang pembinaan yang dibicarakan di APBD,” kata Muttakun usai rapat paripurna, Selasa (29/9).

Menurut Muttakun, kesempatan kepada Dea untuk tampil di tengah forum rapat paripurna sengaja diberikan sebagai bentuk penghormatan. Dewan ingin menunjukkan bahwa gedung dewan bukan hanya menjadi tempat menyampaikan aspirasi dan aksi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memberikan penghargaan kepada generasi yang berprestasi melalui Al-Qur’an.

“Kami ingin suasana di gedung ini, tidak hanya menerima suara-suara aksi dari masyarakat sipil, tapi juga suara aksi dari pejuang Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap penghormatan tersebut dapat menjadi spirit sekaligus motivasi bagi para qari dan qariah lainnya di Kabupaten Dompu. Dedikasi mereka dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dinilai layak mendapatkan perhatian dan penghargaan dari semua pihak. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN








VIDEO