Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan audiensi dengan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kantor Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK di Jakarta, Rabu (30/9). Audiensi ini sebagai salah satu Ikhtiar agar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota segera terealisasi.
“Pertemuan ini menjadi bagian dari ikhtiar kami dalam mendorong pengembangan KEK Samota bisa segera terwujud setelah menjadi wacana pemerintah sejak beberapa tahun terakhir,” kata Bupati Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot yang dikutip dari laman media social pribadinya.
Terwujudnya KEK Samota lanjut Jarot, diharapkan bisa menjadi salah satu instrumen memperkuat investasi di daerah. Selain itu, kehadiran KEK Samota nantinya juga bisa membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat serta mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia optimis bahwa KEK Samota terealisasi, maka akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumbawa. Saat ini di Sumbawa infrastruktur transportasi darat laut, dan udara sudah memadai, sehingga bisa memperkuat arus kunjungan wisatawan.
“Ada enam komoditas andalan Samota yakni rumput laut, udang, kerapu, ikan tangkap, bandeng, dan ubur-ubur. Jika itu bisa kita kelola dengan baik akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat disamping sektor pariwisata,” ucapnya.
Bupati berharap dengan adanya pengembangan KEK Samota ini akan memberikan manfaat terhadap penguatan ekosistem pengembangan komoditas unggulan daerah. Seperti sektor pertanian, perkebunan, peternakan, sentra garam, dan rumput laut, perikanan dan kelautan.
Selain itu, pengembangan KEK Samota juga akan memberikan manfaat terjaga penguatan swasembada pangan, air, dan energi berkelanjutan. Pengembangan pariwisata alam, budaya dan minat khusus serta penguatan kapasitas fiskal daerah untuk pendanaan pembangunan daerah.
“Potensi tersebut harus kita kelola sebaik-baiknya sebagai salah satu modal pembangunan untuk mengeksplorasi kemajuan ekonomi di Pulau Sumbawa,” tambahnya.
Audiensi ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Sumbawa di antaranya Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot didampingi Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetiyo, Kepala Bapperida Dr. Dedy Heriwibowo. Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua I H. Berlian Rayes, dan Wakil Ketua III Zulfikar Demitry.
Kehadiran unsur legislatif dalam rombongan ini menunjukkan adanya sinergi yang solid antara eksekutif dan legislatif dalam memperjuangkan kepentingan pembangunan di Kabupaten Sumbawa. Dukungan politik dari DPRD kata Bupati, diharapkan dapat memperlancar proses regulasi dan penganggaran yang diperlukan untuk mendukung operasionalisasi KEK di masa mendatang. (ils)



