Mataram (Suara NTB) – Peluang kerja bagi tenaga kerja asal NTB di luar negeri semakin terbuka. Turki bahkan menyampaikan kebutuhan hampir 3.000 tenaga kerja dari NTB, terutama untuk sektor pariwisata dan hospitality.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) NTB, Dr. Aidy Furqan, mengatakan permintaan tenaga kerja dari Turki menjadi salah satu peluang yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah. Selain Turki, sejumlah negara juga mulai menawarkan kebutuhan tenaga kerja dari NTB.
“Dari Turki hampir 3.000. Kebutuhannya macam-macam, tetapi lebih banyak di pariwisata dan hospitality,” kata Aidy Furqan.
Menurutnya, peluang ini sejalan dengan tingginya animo masyarakat NTB untuk bekerja ke luar negeri. Namun, calon pekerja tidak bisa langsung diberangkatkan karena harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan negara tujuan.
Selain Turki, peluang kerja juga terbuka di Taiwan, Qatar, Rumania, Jepang dan sejumlah negara lainnya. Rumania, misalnya, membutuhkan tenaga kerja untuk sektor pertambangan, termasuk pengemudi kendaraan tambang. Kebutuhan tersebut diperkirakan mulai terbuka lebih luas tahun depan.
Aidy mengatakan setiap negara memiliki kebutuhan tenaga kerja yang berbeda. Namun, persyaratan dasar umumnya mencakup kemampuan bahasa, keterampilan kerja, komitmen, serta kondisi kesehatan.
“Yang utama kemampuan bahasa, kemudian skill, komitmen kerja dan kesehatan. Setelah itu baru disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara,” ujarnya.
Besarnya peluang tersebut menjadi kesempatan untuk mengurangi pengangguran di NTB. Aidy mengatakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan dapat diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar kerja internasional.
Karena itu, pemerintah mendorong lembaga pelatihan kerja (LPK) mempersiapkan calon pekerja secara serius, termasuk melalui pelatihan dan uji kompetensi. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar memilih jalur penempatan yang resmi untuk menghindari persoalan di kemudian hari.
Untuk mengetahui informasi resmi mengenai peluang kerja, masyarakat NTB dapat memanfaatkan aplikasi Siap Kerja yang dikembangkan pemerintah secara nasional. Informasi tersebut dapat diakses melalui telepon seluler sehingga masyarakat tidak harus datang langsung untuk mencari lowongan.
“Masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang tidak jelas. Informasi mengenai negara tujuan, jenis pekerjaan, persyaratan, hingga proses penempatan perlu dipastikan melalui jalur resmi,” pesannya. (bul)



