BerandaNTBSUMBAWA BARATTim Teknis Pilkades Sistem E-Voting Ikut Pelatihan

Tim Teknis Pilkades Sistem E-Voting Ikut Pelatihan

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai melatih 27 anggota tim teknis yang akan mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak berbasis digital atau e-voting. Pelatihan berlangsung mulai 8-10 Oktober sebagai bagian dari persiapan teknis pelaksanaan Pilkades di 21 desa tahun ini.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, Yayan Anugrainsa menjelaskan, pelatihan ini diikuti sejumlah 27 peserta terdiri atas enam orang Tim Teknis Utama (TTU) dan 21 orang Tim Teknis Lapangan (TTL). Masing-masing anggota TTL berasal dari 21 desa yang menjadi lokasi pelaksanaan Pilkades serentak.

“Peserta pelatihan ini sebanyak 27 orang terdiri dari enam orang TTU dan 21 orang TTL. TTL masing-masing berasal dari 21 desa yang akan melaksanakan Pilkades,” terang Yayan, Rabu (7/10).

Menurut dia, pelatihan dilaksanakan secara bertahap sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing tim. Pelaksanaan pelatihan di hari pertama dikhususkan bagi enam anggota TTU. Sedangkan, hari kedua diperuntukkan bagi 21 anggota TTL. Sementara pada hari terakhir digunakan untuk pemantapan sekaligus sertifikasi anggota tim teknis.

Materi pelatihan diberikan langsung oleh PT Intens atau pihak swasta yang digandeng DPMD KSB dalam penyelenggaraan Pilkades berbasis digital. Materi diarahkan untuk membekali tim teknis dengan pemahaman mengenai penggunaan sistem e-voting serta mekanisme teknis yang akan diterapkan dalam pelaksanaan Pilkades.

Yayan menjelaskan, keberadaan tim teknis menjadi bagian penting dalam memastikan penerapan sistem digital dapat berjalan sesuai mekanisme. TTU akan mengawal aspek teknis secara keseluruhan, sementara TTL bertugas di masing-masing desa penyelenggara Pilkades.

“Setelah pelatihan ini, tahapan berikutnya adalah sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat. Tim teknis akan turun ke masing-masing desa untuk memberikan pemahaman mengenai penggunaan e-voting,” urainya.

Sosialisasi dan simulasi dijadwalkan mulai dilaksanakan pekan depan. Kegiatan tersebut akan dikawal anggota TTU dan TTL di masing-masing desa dengan tetap mendapatkan pendampingan dari PT Intens selaku penyedia aplikasi e-voting.

Yayan menyatakan, sosialisasi dan simulasi diperlukan agar masyarakat memahami tata cara pemungutan suara secara digital sebelum hari pelaksanaan Pilkades. Dengan demikian, pemilih diharapkan telah mengetahui tahapan yang harus dilakukan ketika menggunakan sistem e-voting.

“Kita ingin masyarakat mendapatkan pemahaman sejak awal, sehingga pada saat pelaksanaan nanti mereka sudah mengetahui tata cara menggunakan sistem e-voting,” pungkas Yayan.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO