BerandaNTBLOMBOK BARATGuru di Lobar Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kualitas Pembelajaran

Guru di Lobar Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kualitas Pembelajaran

Giri Menang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) mendorong para guru memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat kualitas pembelajaran, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan.

Pesan tersebut disampaikan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda Lobar), H. Saepul Ahkam saat membuka Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran yang berkolaborasi dengan PT Intel Technology Indonesia di Aula Kantor Bupati Lobar, Kamis (8/10/2026).

Ahkam menegaskan, perkembangan AI harus disikapi secara bijak oleh para pendidik. Teknologi merupakan instrumen yang dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Namun tidak boleh menggantikan peran manusia dalam mendidik.

“Tugas pendidikan pada hakikatnya adalah memanusiakan manusia (humanize human being). Ketika kecerdasan buatan hadir, ia harus dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk memperkuat pembelajaran, bukan justru menggantikan empati dan aspek kemanusiaan kita,” tegasnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat, mulai dari perkembangan algoritma, deep learning, hingga berbagai platform AI generatif. Kondisi tersebut menuntut guru tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika dan tanggung jawab dalam pemanfaatannya.

Ia mengingatkan agar kemudahan AI tidak membuat proses pendidikan kehilangan esensinya, termasuk dalam menjaga orisinalitas karya dan mencegah praktik plagiarisme.

“Yang kita didik di ruang-ruang kelas adalah manusia, bukan robot. Manfaatkan AI secara positif dan konstruktif, baik dalam merancang metode belajar yang interaktif maupun saat mengevaluasi pembelajaran. Jangan sampai kecanduan otomatisasi membuat kita abai terhadap proses tumbuh kembang anak didik,” ujarnya.

Ahkam juga mengajak para guru SD dan SMP untuk tetap memperkuat fondasi pendidikan secara bertahap. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan literasi dasar, kemampuan membaca, termasuk metode read aloud, serta pembentukan karakter peserta didik.

“Teknologi boleh berkembang, tetapi sentuhan guru tetap tidak tergantikan. Karena pendidikan bukan hanya tentang mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan manusia,” katanya.

Pelatihan tersebut diikuti para kepala sekolah dan guru jenjang SD dan SMP se-Lobar. Kegiatan juga dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lobar, Haeruddin, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Lobar, H. Rizky Bani Adam, Tim Fasilitator Program/Fasilitator Daerah Dr. H. Akhmad Sujai beserta tim, serta para peserta pelatihan. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO