BerandaNTBLOMBOK UTARALestarikan Budaya Lokal, Wabup KLU Apresiasi Turnamen Gasing Skala Desa

Lestarikan Budaya Lokal, Wabup KLU Apresiasi Turnamen Gasing Skala Desa

Tanjung (Suara NTB) – Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara (Wabup KLU), Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., mengapresiasi peran serta masyarakat bersama pemerintah desa dalam melestarikan permainan tradisional melalui turnamen berskala desa. Menurutnya, turnamen merupakan salah satu instrumen di mana masyarakat dapat berpartisipasi secara luas dalam melestarikan permainan tradisional gasing.

“Permainan gasing bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Karena itu, pemerintah daerah saat ini sedang menginisiasi agar permainan gasing dapat masuk ke dalam induk organisasi, sehingga pembinaan dan pengembangannya bisa lebih terarah,” ungkap Wabup, Selasa (13/10).

Untuk diketahui, turnamen Gasing Gangga Cup, digelar Pemdes Genggelang bersama masyarakat desa setempat. Turnamen dibuka pada Senin (12/10) dengan perkiraan waktu pelaksanaan berlangsung tiga bulan ke depan.

Turnamen tersebut mengusung tema “Menjaga Budaya, Menggerakkan UMKM” sebagai upaya pelestarian permainan tradisional gasing sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat melalui kegiatan olahraga dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Momen tersebut turut dihadiri, Wakil Ketua I DPRD KLU, Hakamah, Kepala Desa Genggelang, Al Maudodi., SH., serta sejumlah aparat kewilayahan di Desa Genggelang.

Kusmalahadi menyampaikan, turnamen gasing menjadi ajang keempat yang dibuka setelah beberapa bulan kegiatan serupa di dua kecamatan, yakni Pemenang dan Gangga. Ia menilai, turnamen permainan tradisional perlu lebih banyak diselenggarakan. Selain untuk memupuk silaturahmi antar masyarakat berbagai desa, turnamen ini juga menjadi wujud nyata pelestarian budaya lokal.

Permainan tradisional gasing merupakan bagian dari warisan budaya. Karena itu menjadi kewajiban tidak tertulis bagi semua pihak untuk melestarikan dan menularkannya secara turun temurun.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa dirinya saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) KLU. Sejalan dengan hal itu, pemda tengah mewacanakan pembentukan paguyuban khusus sebagai wadah bagi para pegiat permainan gasing.

Sementara itu, Kepala Dusun Sansambik, sekaligus perwakilan panitia, Harno, dalam laporannya menyampaikan bahwa Turnamen Gasing Gangga Cup I diikuti oleh 53 klub yang berasal dari empat desa di wilayah Kecamatan Gangga, yakni Desa Selelos, Desa Genggelang, Desa Persiapan Gangga Murmas, dan Desa Rempek Darussalam.

Ia menambahkan, pelaksanaan turnamen tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Namun diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap UMKM masyarakat setempat juga ikut berkembang. Kehadiran para pemain dan pengunjung selama turnamen berlangsung dapat membuka peluang usaha serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” harapnya. (ari)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO