BerandaNTBLOMBOK TENGAHLoteng Optimis Tetap Surplus Beras

Loteng Optimis Tetap Surplus Beras

Praya (Suara NTB) – Siklus El Nino yang saat ini tengah melanda wilayah NTB termasuk Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) sejauh ini tidak akan berdampak terhadap target produksi pertanian di Loteng, khususnya padi. Target produksi antar 450 sampai 500 ribu ton gabah optimis bisa tetap tercapai selama musim tanam tahun ini. Dengan produksi sebesar itu, Loteng optimis masih bisa mencetak surplus hingga 150 ribu ton setara beras tahun ini.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Loteng, Zaenal Arifin, S.P., kepada Suara NTB, saat ditemui di kantor Bupati Loteng akhir pekan kemarin, mengatakan, siklus El Nino terjadi pada saat petani sudah masuk fase tanam ketiga. Di mana pada di fase ini memang tidak banyak lahan pertanian di Loteng yang ditanami padi.


Petani sekarang lebih banyak memilih menanam tembakau, jagung serta palawija di beberapa daerah. Sementara padi masih ada yang menanam, tetap itu hanya di daerah-daerah tertentu saja. Seperti di wilayah utara yang masih ada sumber air bakunya. Termasuk didaerah-daerah irigasi teknis di wilayah selatan.


Secara target luas tanam, pada musim tanam ketiga petani memang memang tidak begitu dibebani untuk menanam padi. Karena kalau bicara target produksi padi sebenarnya sudah bisa dipenuhi pada musim tanam pertama dan kedua. Dengan produksi gadah selama musim tanam pertama dan kedua tahun ini, Loteng bisa memproduksi sekitar hamper 300 ribu ton setara beras.


Sedangkan kebutuhan beras di dalam daerah dalam satu tahunnya mendekati angka 150 ribu ton. Itu artinya, meski tanpa tambahan produksi padi di musim tanam ketiga, Loteng sudah bisa surplus beras hingga 150 ribu ton.


Disinggung terkait kasus gagal panen di wilayah Loteng, Zaenal mengaku sampai saat ini belum ada laporan yang diterima. Kalau pun ada yang gagal panen, mungkin skalanya kecil, sehingga tidak dilaporkan sebagai gagal panen.
Di beberapa wilayah di selatan memang ada sekitar 600 hektare lahan pertanian yang ditanami padi. Namun, sampai sejauh ini belum ada laporan yang menyebutkan terjadi gagal panen.


Meski demikian, pihaknya akan terus memantau kondisi dilapangan. Jika memang ada yang berpotensi mengalami gagal panen, jika memang masih memungkinan diselamatnya nanti akan diupayakan agal bisa ditangani. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN














VIDEO