BerandaPENDIDIKANUmmat Hadir untuk NTT, Salurkan 500 Paket Sembako bagi Korban Gempa di...

Ummat Hadir untuk NTT, Salurkan 500 Paket Sembako bagi Korban Gempa di Manggarai Barat dan Manggarai Timur

Mataram (Suara NTB) — Kepedulian terhadap sesama terus diwujudkan Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) melalui aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Kali ini, Ummat menyalurkan 500 paket sembako kepada korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui kegiatan yang berlangsung pada 12–20 Oktober 2026.

Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan tanggung jawab sosial Ummat dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana. Melalui bantuan kebutuhan pokok, Ummat berupaya meringankan beban para korban sekaligus memberikan dukungan agar mereka tetap memiliki semangat untuk bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Tim Relawan Ummat yang terdiri atas Muhamad Sahril, M.Pd., dan Sahman Z., M.H. Keduanya turun langsung ke wilayah terdampak untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada tahap pertama, 12–15 Oktober 2026, Tim Relawan Ummat melaksanakan penyaluran sebanyak 200 paket sembako di Kabupaten Manggarai Barat. Bantuan tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa bumi.

Setelah menyelesaikan agenda di Manggarai Barat, tim relawan melanjutkan misi kemanusiaan menuju Kabupaten Manggarai Timur pada 16–19 Oktober 2026. Di wilayah ini, penyaluran difokuskan di Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, dengan alokasi sebanyak 300 paket sembako.

Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket sembako dialokasikan Ummat untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di dua kabupaten tersebut.

Komitmen Ummat untuk Memberikan Kontribusi Nyata

Rektor Ummat, Dr. H. Abdul Wahab, MA., menyampaikan, kegiatan kemanusiaan bukan sekadar memberikan bantuan material. Namun juga menjadi sarana memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan. Kehadiran relawan di tengah masyarakat terdampak merupakan bagian dari komitmen universitas untuk senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata ketika masyarakat membutuhkan dukungan.

Rektor juga menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Khususnya prinsip ta’awun atau saling menolong dalam kebaikan. Serta pengamalan Islam berkemajuan yang mengedepankan kemanusiaan, solidaritas, dan kebermanfaatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan ini, Ummat berharap paket sembako yang diberikan dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan para korban, meringankan beban keluarga terdampak, serta menjadi penguat semangat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa tanggung jawab perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Namun juga mencakup pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kemanusiaan.

Melalui semangat “Ummat Hadir untuk NTT: Menyalurkan Kepedulian, Menguatkan Korban Gempa”, Ummat ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak berjalan sendiri. Ada kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas yang terus hadir untuk menguatkan mereka.

Ummat berharap aksi kemanusiaan ini tidak hanya memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun juga menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan budaya saling membantu, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.

Sebab, dalam setiap musibah, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat kembali bangkit menatap masa depan. (ron)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN














VIDEO