Taliwang (Suara NTB) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli diharapkan menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada 20 November 2026 mendatang. Dalam kunjungan tersebut, Menaker juga diharapkan meresmikan bangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang telah memasuki tahap penyelesaian pembangunan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi mengatakan pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada Menaker terkait rencana kehadiran tersebut. Dari hasil komunikasinya bahwa Yassierli menyatakan kesediaannya untuk datang ke KSB selama tidak ada agenda kementerian atau panggilan Presiden pada tanggal yang sama,sehingga undangan resmi akan disampaikan ke Menteri Tenaga Kerja.
“Intinya beliau siap hadir sepeanjang tidak ada urusan mendadak pada tanggal 20 November nanti,” kata Slamet, Senin (19/10).
Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah sebut Slamet, sangat mengharapkan kehadiran Yassierli untuk meresmikan bangunan BLK yang disiapkan sebagai salah satu agenda pembangunan daerah dalam momentum Harlah ke-23 KSB.
Menurut Slamet, peresmian BLK itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Pemda KSB menargetkan fasilitas itu langsung dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pelatihan tenaga kerja yang selama ini berjalan di daerah.
“Pada saat diresmikan nanti, BLK akan langsung ditempati atau dimanfaatkan untuk kegiatan pelatihan. Semua agenda pelatihan yang sedang berjalan di daerah akan langsung dipindahkan ke gedung BLK yang baru,” ujarnya.
Rencana peresmian tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Bupati Amar Nurmansyah saat peletakan batu pertama pembangunan BLK KSB pada Januari 2026 lalu. Kegiatan yang turut dihadiri langsung oleh Menaker Yassierli. Saat itu, Bupati menyampaikan komitmen untuk menuntaskan pembangunan tahap pertama BLK sebelum peringatan Harlah ke-23 KSB tahun ini.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga meminta kesediaan Yassierli untuk kembali berkunjung ke KSB pada November 2026 sekaligus meresmikan fasilitas pelatihan tersebut. “Momen itu akan kita jadikan bukti komitmen KSB serius membangun BLK sebagaimana yang kita janjikan kepada Pak Menteri dulu,” tukas Slamet.
Pemkda KSB lanjut Slamet, berharap keberadaan gedung BLK baru dapat mendukung penyelenggaraan pelatihan secara lebih terpusat dan menunjang peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal. “Jadi mudah-mudahan Pak Menteri tanggal 20 November nanti tidak ada jadwal kerja mendesak sehingga bisa hadir ke KSB,” harapnya.(bug)



