BerandaNTBLOMBOK UTARALantik Dewan Hakim MTQ, Pemda KLU Tegaskan Integritas Tentukan Kualitas Hasil

Lantik Dewan Hakim MTQ, Pemda KLU Tegaskan Integritas Tentukan Kualitas Hasil


Tanjung (Suara NTB) – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XII Tingkat Kabupaten Lombok Utara (KLU) tahun 2026, segera digelar. Sebagai langkah persiapan, Pemda KLU mendahului dengan melantik Dewan Hakim, serta menggelar Pawai Ta’aruf pada Selasa (20/10).


Wabup KLU, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., mengingatkan, tugas sebagai dewan hakim bukan sekadar tanggung jawab dalam penyelenggaraan perlombaan, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual di hadapan Allah SWT.


Ia menekankan pentingnya integritas seluruh dewan hakim dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memberikan penilaian yang jujur, adil, cermat, objektif, dan bebas dari segala bentuk keberpihakan.


“Kualitas dan marwah penyelenggaraan MTQ ini sangat bergantung pada integritas bapak dan ibu sekalian di meja penilaian. Tugas utama dewan hakim adalah menilai dengan jujur, adil, cermat, objektif, dan tanpa keberpihakan,” ujarnya.


Wabup melanjutkan, profesionalisme Dewan Hakim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menetapkan peserta terbaik. Tetapi juga dari proses penilaian yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.


Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama KLU di tingkat yang lebih tinggi.
Keputusan yang dihasilkan dewan hakim harus didasarkan pada ketentuan dan kriteria penilaian yang berlaku, sehingga hasil perlombaan dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta dan pihak terkait.


Pemerintah KLU menaruh kepercayaan kepada dewan hakim yang telah dipilih berdasarkan keahlian dan kompetensi di bidang masing-masing. Kepercayaan tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab selama pelaksanaan MTQ.


Sebelumnya pada gelaran Pawai Ta’aruf menyambut MTQ, Wabup menyampaikan seremoni tersebut menandai dimulai MTQ tingkat kabupaten. Ia melihat antusias peserta MTQ sungguh luar biasa.


“Saya melihat peserta Pawai tidak hanya peserta MTQ, tetapi perangkat daerah, pelajar. Bahkan, keikutsertaan anak-anak dari agama lain, termasuk teman-teman Hindu yang turut memeriahkan pawai, ini menunjukkan indahnya kebersamaan kita,” ujarnya.


Ia meminta kepada para pendamping Kecamatan, agar memastikan keselamatan peserta selama penyelenggaraan MTQ berlangsung.
Rangkaian MTQ ke-XII ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan syiar Islam serta mempererat ukhuwah islamiyah di kalangan masyarakat Lombok Utara. (ari)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN














VIDEO