BerandaNTBLOMBOK BARATDLH Lobar Kerahkan Belasan Armada Angkut Sampah Menggunung di Pasar Gunungsari

DLH Lobar Kerahkan Belasan Armada Angkut Sampah Menggunung di Pasar Gunungsari

Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup Lombok Barat (DLH Lobar) mengintensifkan penanganan sampah melalui kegiatan gotong royong di Pasar Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Lobar Minggu (25/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah di tengah berkurangnya ritase pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh armada yang tersedia di DLH Lobar. Skema gotong royong pada hari Minggu ini difokuskan pada titik-titik dengan timbulan sampah tinggi, termasuk kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kepala DLH Lobar, M. Busyairi mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengurangi penumpukan sampah yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara volume sampah yang dihasilkan masyarakat dan kapasitas pengangkutan yang tersedia.

“Hari ini pengangkutan sampah di Pasar Gunungsari melibatkan semua armada yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Lombok Barat. Ini untuk mengurangi penumpukan sampah yang harus diangkut setiap hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengurangan ritase pengangkutan sampah menuju TPA Kebon Kongok sejak 7 September 2026 berdampak pada meningkatnya timbunan sampah di sejumlah lokasi. Dengan frekuensi pengangkutan yang berkurang, sampah yang dihasilkan setiap hari tidak seluruhnya dapat terangkut sesuai kebutuhan.

“Sejak tanggal 7 September 2026, ritase pengangkutan sampah ke TPA Kebon Kongok dikurangi menjadi satu kali. Akibatnya, di hampir semua tempat terjadi penumpukan sampah karena pengangkutan belum sebanding dengan jumlah timbulan sampah yang ada,” jelasnya.

Menurut Busyairi, kegiatan gotong royong menjadi salah satu langkah penanganan untuk mengoptimalkan armada dan tenaga yang tersedia, sekaligus memprioritaskan kawasan dengan volume sampah tinggi agar tidak terus mengalami penumpukan.

Upaya ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan sampah membutuhkan kerja sama semua pihak. Selain mengoptimalkan pengangkutan oleh pemerintah, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah dari sumbernya, serta mengurangi penggunaan barang sekali pakai menjadi bagian penting dalam mengendalikan timbulan sampah.

Melalui kegiatan gotong royong tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap penanganan sampah di kawasan Pasar Gunungsari dapat lebih optimal, sehingga lingkungan pasar tetap bersih, nyaman, dan sehat bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas.

Penanganan sampah secara berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat. Dengan kepedulian bersama, kebersihan lingkungan dapat terus dijaga meskipun dihadapkan pada keterbatasan kapasitas pengangkutan. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN
















VIDEO