BerandaNTBSUMBAWADekranasda Konsultasikan Pewarna Alam ke BRIDA NTB

Dekranasda Konsultasikan Pewarna Alam ke BRIDA NTB

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa, melakukan konsultasi ke Badan Riset dan Ekonomi Daerah (BRIDA) NTB, terkait pengembangan pewarna alam untuk kain tenun khas. Tujuannya agar ekonomi lokal daerah terus bertumbuh.

“Konsultasi tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjajaki pengembangan kerajinan berbasis potensi lokal melalui dukungan riset, inovasi, dan penerapan teknologi tepat guna,” kata Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot pekan kemarin.

Pengembangan pewarna alam dinilai sangat penting dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga kualitas serta memperkuat karakter kain tenun khas. Penggunaan pewarna alami juga memiliki potensi besar untuk mendukung pelestarian lingkungan serta menghadirkan ciri khas tersendiri pada produk tenun lokal.

Pengembangan teknik pewarnaan yang tepat diharapkan mampu meningkatkan kualitas, nilai estetika, dan daya saing produk perajin di pasar yang lebih luas. Pewarna alam juga membuka peluang bagi para perajin untuk mengeksplorasi warna-warna khas yang bersumber dari kekayaan alam daerah.

“Kami minta dukungan dari BRIRA melalui riset dan pengujian agar menghasilkan warna yang konsisten, tahan lama, serta sesuai dengan kebutuhan produksi,” ucapnya.

Menurutnya, dukungan riset atas pewarna alam sangat penting agar kain tenun khas Sumbawa tidak hanya mempertahankan nilai budaya dan tradisi. Tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Dekranasda Sumbawa berharap masukan teknis, pendampingan, serta dukungan berbasis riset dari BRIDA dalam upaya mengembangkan potensi kerajinan yang berkelanjutan. Dukungan riset diharapkan bisa membantu mengidentifikasi bahan pewarna alami serta meningkatkan kualitas produk kerajinan demi memenuhi kebutuhan pasar.

“Hal ini yang menjadi langkah penting sehingga perlu kita lakukan konsultasi,sehingga pelestarian budaya pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa berjalan beriringan,” ujarnya.

Sinergi lintas sektor diharapkan bisa terus dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki karakter kuat dan nilai tambah ekonomi. Pengembangan pewarna alam untuk kain tenun khas juga membuka peluang bagi perajin untuk berinovasi tanpa meninggalkan kekayaan sumber daya serta kearifan lokal daerah.

“Dukungan riset dan inovasi yang tepat, maka kain tenun khas Sumbawa diharapkan semakin kuat sebagai identitas budaya daerah. Sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan para pelaku usaha,” tukasnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN
















VIDEO