BerandaNTBLOMBOK UTARALibatkan 25 Desa, Pilkades Serentak 2027 di KLU Butuh Anggaran Rp 3,7...

Libatkan 25 Desa, Pilkades Serentak 2027 di KLU Butuh Anggaran Rp 3,7 Miliar

Tanjung (Suara NTB) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lombok Utara (KLU), akan bergulir pada tahun 2027 mendatang. Sebanyak 25 desa dipastikan akan terlibat, menyusul berakhirnya masa jabatan kepala desa pada Januari 2028 usai perpanjangan masa jabatan selama dua tahun.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP2KBPMD) KLU, Atmaja Gumbara, SP., ME., di sela-sela pengukuhan Staf Desa Persiapan Muara Sedayu, Jumat (30/10/2026), mengungkapkan Pilkades serentak 2027 dijadwalkan sesuai tahapan yang sudah ditetapkan.

“Kalau 25 kepala desa ini kan berakhir sekitar Januari 2028. Harusnya berakhir Januari 2025, tapi perpanjangan dua tahun sehingga dia berakhir Januari 2028,” ucap Atmaja.

Ia menjelaskan, perkiraan tahapan Pilkades serentak akan dimulai pada kisaran bulan April atau Mei 2027. Namun demikian, kepastian waktu penyelenggaraan masih akan dibahas lebih lanjut antara pemerintah kabupaten, panitia Pilkades dan unsur-unsur terkait lainnya.

Atmaja mengakui, belum menyampaikan informasi waktu pasti penyelenggaraan Pilkades kepada pimpinan. Mengingat, pembahasan menuju final belum dilakukan pihaknya.

“Yang jelas, waktunya di 2027. Mengenai waktunya kapan, memang ini belum kita sampaikan ke pimpinan. Karena itu kita harus bahas dulu di panitia kabupaten,” sambungnya.

Dinas P2KBPMD lanjut dia, sedang melalui tahapan mengajukan perencanaan untuk kebutuhan penganggaran Pemilihan Kepala Desa serentak. Berdasarkan hitungan awal, kebutuhan anggaran untuk pos belanja Bantuan Keuangan kepada desa-desa yang melaksanakan pemilihan sekitar Rp3,7 miliar.

Angka tersebut, kata Atmaja, belum termasuk kebutuhan untuk panitia kabupaten. Pada item anggaran tersebut, alokasi anggarannya akan berada di DP2KBPMD.

” Nah, angka ini (Rp3,7 miliar) posisi terakhir, kami belum tahu posisi angka riilnya, tapi yang jelas itu sudah kita ajukan ke TAPD,” imbuhnya.

Menurut dia, tahapan Pilkades serentak di 25 desa akan dimatangkan kembali pada pembahasan melibatkan instansi terkait. Formalnya, DP2KB terlebih dahulu akan membentuk Panitia Kabupaten pada awal tahun 2027 mendatang. Berikutnya, Panitia Kabupaten akan menindaklanjuti tahapan-tahapan lain menyangkut penyelenggaraan teknis Pilkades.

“Untuk saat ini, kita pada pembahasan penganggaran saja. Karena memang, rencana kita untuk penyelenggaraan Pilkades serentak masih jauh, kisaran bulan April atau Mei-lah,” tandasnya. (ari)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO