Mataram (suarantb.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk ‘’Komunikasi Publik Mendukung Penanganan Wisata Berbasis Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions (MICE) dan Penanganan Wisata International pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTB’’ di Gedung Tambora Lantai III BPSDM NTB, Senin, 2 November 2026.
Workshop ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman personel Satpol PP dalam mengoptimalkan komunikasi publik, serta menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Sehingga mendukung pengembangan sektor pariwisata unggulan, khususnya wisata MICE dan kawasan wisata internasional di wilayah NTB.
Hadir sebagai narasumber Dalnis Itban 1 Muhariyadi Kurniawan mewakili Inspektur Provinsi NTB Bud Herman. Dalam pemaparannya, mantan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Provinsi NTB ini menyampaikan materi terkait Manajemen risiko Satpol. PP dalam penyelenggaraan Pariwisata MICE dan wisata internasional.
Muhariyadi mengungkapkan peran penting Satpol PP sebagai perangkat daerah yang bertugas memelihara ketertiban umum dan menegakkan Perda dalam mendukung kelancaran dan kebarhasilan setiap event pariwisata yang merupakan bagian dari triple agenda Provinsi NTB. ‘’Untuk itu pemetaan dan mitigasi risiko merupakan hal mutlak yang harus dilakukan oleh pengelola dan pemilik risiko pada Satpol PP Provinsi NTB,’’ terangnya.
Mantan Kepala Bidang Pemasaran pada Dinas Pariwisata Provinsi NTB ini juga mengingatkan setiap anggota Satpol PP tetap berusaha menegakkan integritas anti korupsi di tengah godaan perbuatan yang mengarah kepada tindakan korupsi. Dicontohkannya, potensi terjadinya suap menyuap pada saat penertiban PKL, reklame tanpa izin, minuman beralkohol dan penyakit masyarakat lainnya. (ham)



