Mataram (Suara NTB) – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso mulai mengkonsolidasikan kekuatan mesin politik PAN NTB untuk persiapan menghadapi perhelatan pemilu 2029.
Dikonfirmasi usai konsolidasi tersebut di Mataram pada Kamis (5/11). Budi Santoso mengungkapkan bahwa sejak resmi ditunjuk memimpin PAN NTB, pihaknya langsung bergerak untuk memperkuat basis organisasi partai mulai dari tingkat wilayah hingga akar rumput melalui konsolidasi internal secara masif.
Langkah tersebut dinilai sangat strategis untuk membangun soliditas kader dan merapikan struktur partai lebih awal dalam persiapan menghadapi perhelatan pemilu 2029 yang tahapan resminya akan dimulai tahun depan ini.
“Kami mulai mengencangkan konsolidasi internal sebagai langkah awal pemenangan. Persiapan tidak bisa dilakukan mendadak, tapi harus dipersiapkan lebih awal,” ujarnya saat dikonfirmasi di Mataram.
Pada kesempatan itu Budi juga menyampaikan terkait dengan persiapan untuk melakukan perekrutan bakal calon anggota legislatif (bacakeg) yang dipersiapkan untuk bertarung pada pemilu 2029.
“Kami juga mulai merancang agenda pencalegan dini untuk menjaring figur-figur potensial yang siap memperjuangkan aspirasi rakyat NTB,” ujar Budi.
Menurutnya pencalegan dini tersebut dibuka guna memberi ruang lebih luas bagi para tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, hingga kader internal yang memiliki komitmen kuat untuk membesarkan PAN dan membangun daerah.
Adapun mengenai target politik pada Pemilu 2029, DPW PAN NTB memasang target optimistis namun terukur. Budi menegaskan bahwa PAN NTB membidik seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) di tingkat DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar terisi penuh oleh perwakilan partai.
Sementara itu untuk tingkatan DPR RI, PAN NTB menargetkan peningkatan raihan kursi secara signifikan. Yakni minimal dua dapil di NTB tersebut dapat terisi oleh kursi PAN.
“Untuk DPR RI, target kita jelas, yakni membidik dua kursi dari daerah pemilihan NTB. Seluruh kader harus siap bekerja keras, turun langsung ke masyarakat, dan memastikan PAN hadir membawa solusi atas berbagai persoalan warga,” tambahnya.
Dengan dimulainya konsolidasi serta kesiapan pencalegan dini ini, DPW PAN NTB optimistis dapat melipatgandakan perolehan kursi legislatif dan tampil sebagai salah satu kekuatan politik utama di Nusa Tenggara Barat pada Pemilu 2029 mendatang. (ndi)



