Kuala Lumpur (Suara NTB) – Tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) melaksanakan kegiatan Pengabdian Internasional di Sanggar Belajar Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26-28 Oktober 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris melalui Storytelling, Lagu, dan Permainan Edukatif bagi Anak Usia Dini”. Sasaran utama kegiatan adalah anak-anak Indonesia yang berada di Sanggar Belajar Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia.
Menariknya, dalam kegiatan pengabdian kali ini tim FKIP Ummat juga mengikutsertakan dua mahasiswa FKIP Ummat yang sekaligus sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia. Keterlibatan mahasiswa KKN Internasional ini menjadi bentuk sinergi antara program pengabdian dosen dengan program pengabdian mahasiswa di luar negeri.
Para mahasiswa turut berperan aktif sebagai fasilitator dalam pelaksanaan storytelling, pendampingan menyanyi lagu anak berbahasa Inggris, serta memandu permainan edukatif. Kehadiran mereka membuat suasana belajar menjadi lebih dekat, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Tim pengabdian berupaya menghadirkan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan, interaktif, dan ramah anak. Melalui media cerita bergambar (storytelling), nyanyian lagu anak berbahasa Inggris, serta berbagai permainan edukatif, anak-anak diajak untuk mengenal kosakata dasar Bahasa Inggris dengan cara yang ceria dan mudah dipahami.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Anak-anak tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari menirukan kosakata baru, bernyanyi bersama, hingga berpartisipasi dalam permainan kelompok yang dirancang untuk melatih kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi.
Ketua Tim Pengabdian FKIP Ummat, Rima Rahmania, M.Pd., menyampaikan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya berharap kegiatan pengabdian internasional ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia di Malaysia, terutama dalam meningkatkan semangat belajar, kepercayaan diri, dan kemampuan berbahasa Inggris. Semoga keterbatasan yang mereka hadapi tidak menghalangi langkah untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Saya juga berharap kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dalam menghadirkan pendampingan pendidikan yang lebih luas, inklusif, dan bermakna, sekaligus menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat Indonesia di luar negeri,” ujar Rima Rahmania.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen FKIP Ummat dalam memperluas jangkauan Tri Dharma Perguruan Tinggi hingga ke kancah internasional, khususnya dalam mendampingi pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri. Selain memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan yang berharga bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kepekaan sosial dan kompetensi pengajaran lintas budaya.
Melalui pengabdian ini, FKIP Ummat berharap dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, menyenangkan, dan bermakna bagi generasi penerus bangsa di mana pun berada. (ron)



