SOSIALISASI Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Perlindungan Anak (PPA) di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) di NTB terus digalakkan. Langkah ini diambil untuk memastikan ekosistem pendidikan di NTB aman dan nyaman.
Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, H. Zamroni Aziz, mengatakan, sosialisasi Satgas ini sudah dilakukan di sejumlah daerah di NTB. “Sudah jalan. Kita kemarin juga sudah turun beberapa kabupaten/kota termasuk Lombok Timur, Lombok Tengah bersama semua stakeholder yang ada, termasuk di dalamnya ada dari kepolisian, dari pemerintah daerah, dari lembaga pemerhati anak, dan sebagainya,” ujarnya pekan kemarin.
Zamroni menjelaskan, model kerja Satgas ini bersifat kolaboratif. Di dalamnya, tidak hanya ada Kemenag, tapi juga seluruh pemangku kebijakan yang terkait dengan penanganan dan pencegahan kekerasan terhadap anak.
“Kita semuanya (berperan). Karena ini bukan hanya pondok pesantren, semua lembaga pendidikan. Semua lembaga pendidikan, baik itu lembaga pendidikan swasta maupun negeri, baik yang bernaung di bawah Kementerian Agama, Bupati/Walikota, dan Gubernur,” tuturnya.
Ia berharap adanya sosialisasi di seluruh kabupaten/kota, pimpinan daerah masing-masing dapat melakukan peran serupa dalam mencegah dan mengantisipasi kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.
Begitu juga dengan seluruh stakeholder di dalamnya juga diharapkan dapat mengambil peran dalam penanganan isu krusial di dalam dunia pendidikan itu. Seperti pendampingan oleh Dinas Sosial, pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, hingga kepastian pendidikan anak oleh Dinas Pendidikan dan Kemenag.
“Sehingga ini harapan kita akan terintegrasi dari semua unsur yang ada,” ucapnya.
Ia berharap, dengan adanya Satgas PPA ini, dapat menjadi jawaban atas semua persoalan yang terjadi di lingkungan pendidikan di NTB selama ini.
“Jadi kami anggap ini terobosan yang luar biasa, respon yang luar biasa pemerintah daerah, terutama Pak Gubernur atas perhatiannya terhadap lembaga pendidikan termasuk di dalamnya madrasah dan pondok pesantren,” pungkasnya. (sib)



