FRAKSI Partai Demokrat DPRD Kota Mataram mengapresiasi sejumlah kebijakan anggaran yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Mataram Tahun Anggaran 2027. Di antaranya peningkatan belanja modal sebesar 14,49 persen serta kembali dialokasikannya anggaran belanja bantuan sosial yang sebelumnya tidak tersedia dalam APBD murni 2026.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Mataram, IGB Hari Sudana Putra, SE., dalam pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kota Mataram baru baru ini menyampaikan, RAPBD 2027 memiliki peran strategis karena menjadi dasar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan selama satu tahun anggaran. Karena itu, kecermatan dalam pembahasan menjadi faktor penting untuk memastikan anggaran yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam rancangan tersebut, Pendapatan Daerah Kota Mataram ditargetkan mencapai Rp1,687 triliun lebih. Sementara Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp1,729 triliun lebih, sehingga terdapat defisit sekitar Rp42 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan netto dengan jumlah yang sama.
Fraksi Demokrat juga mengapresiasi rencana peningkatan Pendapatan Daerah sebesar Rp55,924 miliar lebih dibandingkan anggaran murni 2026. Selain itu, Pajak Daerah diproyeksikan tumbuh 4,73 persen menjadi Rp326,1 miliar. Peningkatan tersebut dinilai mencerminkan keberlanjutan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Dari sisi belanja, kenaikan Belanja Modal sebesar 14,49 persen atau sekitar Rp28,537 miliar menjadi Rp225,444 miliar lebih turut mendapat perhatian positif. Begitu pula dengan kembali dianggarkannya Belanja Bantuan Sosial untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Fraksi Demokrat menilai sejumlah program prioritas juga perlu mendapat perhatian, terutama pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan drainase dan jalan, pengelolaan persampahan, serta jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui BPJS.
Secara prinsip, Fraksi Partai Demokrat dapat menerima RAPBD Kota Mataram 2027 untuk dibahas lebih lanjut sesuai tahapan yang berlaku.
Pihaknya berharap sinergi eksekutif dan legislatif terus terjaga dalam mewujudkan Kota Mataram yang Harmoni, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri demi kesejahteraan masyarakat. (fit)



